Digunakan untuk Penutup Hidung dan Mulut, Masker Sensi Dijual di Apotik dengan Harga Terjangkau

Masker Sensi - www.tokopedia.comMasker Sensi - www.tokopedia.com

Masker tipis untuk penutup hidung dan mulut berwarna hijau, biru, atau bahkan bermotif kini banyak dijual di sejumlah apotik maupun minimarket seperti Indomaret dan Alfamart. Tak hanya untuk keperluan menutupi hidung dan mulut ketika sedang flu atau batuk, masker tersebut rupanya kerap digunakan para untuk menghalau polusi udara dan debu ketika berada di jalan raya. Terlebih karena masker tersebut murah-meriah.

Selain menjual obat-obatan, sejumlah apotik besar seperti Apotek K24 atau Kimia Farma biasanya juga menjual atau seperti masker untuk penutup hidung dan mulut. masker yang ditawarkan pun ada bermacam-macam. Salah satu yang paling banyak dicari adalah masker merk Sensi. Adapun harga masker Sensi di Apotek K24 Rp 45.540 per dos atau kotak isi 50 pcs. Sementara itu di Kimia Farma harga Sensi Mask Earloop 3 Ply Biru Rp 6.336.

Namun benarkah masker disposable (sekali pakai) semacam itu efektif untuk digunakan saat mengendarai sepeda motor? Rupanya menurut dr Nandika Nurfitria, dokter di klinik K24 Hankam Bekasi, masker mulut itu tidak efektif untuk mencegah berbagai zat polusi yang masuk ke dalam tubuh. Dr. Nandika berpendapat, zat-zat polusi dan debu yang terlalu halus bisa dengan mudah melewati masker tersebut.

“Masker yang hijau yang biasa di jual di apotek tersebut bukan masker yang dipakai untuk berkendara. Pakai masker tersebut tidak efektif untuk mencegah polusi dan debu-debu untuk masuk melalui hidung,” kata dr. Nandika, seperti dilansir Metrotvnews.

Lebih lanjut dr. Nandika mengatakan jika infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) memang selalu mengintai para pengendara kendaraan bermotor. Oleh sebab itu, dr. Nandika menyarankan para pengendara motor untuk memakai masker yang terbuat dari kain agak tebal yang biasanya dijual di toko-toko aksesoris motor. Selain itu, ia mengingatkan agar masker tersebut rajin dicuci maksimal 2 hari sekali agar masker tidak menjadi sarang kuman dan bakteri yang justru bisa menimbulkan jerawat atau mengganggu pernapasan sang pemakainya.

Loading...