Didukung Tax Amnesty, Rupiah Berhasil Tembus Rp 12.934 Per Dolar AS

Jakarta – Mengawali perdagangan pada pagi , Rabu (28/9), dibuka menguat 0,16 persen atau 21 poin ke level Rp 12.934 per AS. Sebelumnya, berakhir menguat 86 poin atau 0,66 persen ke Rp 12.955 per dolar AS usai diperdagangkan di rentang Rp 12.866 hingga Rp 13.042 per dolar AS.

Ini sekaligus jadi kali pertama mata uang Garuda mengalami penguatan hingga ke level di bawah Rp 13.000 sejak 4 Mei 2015, di mana kala itu rupiah ditutup pada posisi Rp 12.987 per dolar AS.

Kepala NH Korindo Securities, menuturkan, rupiah karena sentimen dari debat calon AS yang berlangsung hari ini. Di samping itu, kenaikan pengampunan pajak () juga turut menyokong gerak rupiah.

“Menjelang akhir periode pertama dari amnesti pajak, jumlah dana terlihat meningkat. Kemudahan administrasi yang diluncurkan dari Kementerian Keuangan dapat menambah dorongan ke pencapaian tebusan pada akhir tahun ini,” katanya.

Sebagai informasi, jumlah perolehan tax amnesty sampai pada Selasa (27/9) pukul 16.35 WIB telah mencapai angkai Rp 56,1 triliun.

Senada dengan hal itu, Gubernur (BI), Agus D.W. Martowardojo mengungkapkan jika penguatan rupiah dari dalam negeri didukung oleh tingginya arus modal masuk bersih tahun 2016 ini.

“Total Januari sampai September sudah Rp 151 triliun dibanding periode yang sama (tahun lalu) Rp 39 triliun,” katanya.

Loading...