Didemo Warga, Google Batal Dirikan ‘Berlin Campus’

Google Batal Dirikan ‘Berlin Campus’ - www.dw.comGoogle Batal Dirikan ‘Berlin Campus’ - www.dw.com

BERLIN – Google baru-baru ini memutuskan untuk membatalkan rencana membangun Campus besar di Berlin karena adanya protes dari aktivis dan setempat yang berusaha mempertahankan tersebut dari gentrifikasi. Sebagai gantinya, ruang ini akan disewakan ke program-program amal untuk proyek-proyek .

Seperti dikutip dari DW, pada Rabu (24/10) waktu setempat, raksasa itu mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi memasang Google Campus untuk startup di Umspannwerk, yang disebut gardu. Sebaliknya, Google akan menyewakan 3.000 meter persegi ruang untuk Karuna, sebuah platform donasi yang berbasis di Berlin, untuk proyek-proyek sosial di ibukota Jerman tersebut.

Google awalnya mengumumkan rencana mereka untuk membuka Google Campus lainnya pada tahun 2016, seperti model yang sudah ditetapkan di London, Madrid, Warsawa, Seoul, Sao Paulo, dan Tel Aviv. Campus-campus ini sendiri dimaksudkan untuk menyediakan ruang kerja dan seminar bagi para pengusaha yang mendirikan perusahaan .

Namun di Kreuzberg, perusahaan teknologi asal itu menghadapi banyak perlawanan. Beberapa inisiatif membentuk aliansi melawan rencana tersebut, disatukan oleh situs web yang berjudul ‘Google is not a good neighbor’, dengan demo yang berlangsung bulanan dan bahkan pendudukan singkat di situs bangunan. Kadang-kadang, para pengunjuk rasa memegang spanduk di luar gedung (yang sudah ditempati dua restoran mewah) dengan tulisan ‘F… Off Google’.

Para juru kampanye anti-Google mengklaim bahwa Google Campus menyebabkan kenaikan sewa besar-besaran di mana pun mereka muncul. Campus ini, menurut mereka, hanya akan menambah beban pada sebuah dengan harga properti yang naik paling cepat di dunia. Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa harga sewa properti antara tahun 2017 hingga 2018 di Berlin sudah meningkat 12 persen.

Meski demikian, juru bicara Google Jerman, Ralf Bremer, bersikeras bahwa perusahaan tidak dihalau oleh demo. Menurutnya, ini tidak akan menjadi startup Campus murni, tetapi dengan dua pilar, yaitu startup dan LSM. “Ada kelompok kecil yang sangat keras, yang tidak ingin berbicara dengan kami, dan mereka tidak ada hubungannya dengan konsep yang sekarang,” tandas Bremer.

Sementara itu, kota telah dipaksa untuk melakukan perubahan positif pada perubahan rencana. Social Demokrat Mayor, Michael Müller, awalnya menyambut baik rencana Google dua tahun lalu, sebagai bagian dari dorongan untuk menjadikan Berlin ‘pusat startup’. Sekarang, menteri urusan ekonomi Berlin, Ramona Pop, mengatakan bahwa keputusan Google menunjukkan ‘semakin pentingnya perusahaan berorientasi sosial dan ekologis dan ekonomi berorientasi nirlaba’.

Berlin sendiri tetap menjadi lokasi yang populer untuk startup, dan Google sudah menjalankan ruang kerja bersama bernama The Factory. Sebuah ‘monitor startup’ yang dirilis pada hari Selasa (23/10) oleh German Startups Association dan konsultan KPMG menemukan bahwa dari 1.600 startup yang disurvei, 19 persen berbasis di negara bagian North Rhine-Westphalia dan 16 persen di Berlin. Tetapi dengan populasi 18 juta, Jerman barat memiliki sekitar lima kali lebih banyak orang daripada ibukota. Selain itu, studi mengatakan bahwa dengan rata-rata tujuh karyawan, startup Berlin mencetak jauh di atas rata-rata nasional.

Loading...