Dibuka Menguat Tipis, Laju Rupiah Hari Ini Tunggu Data PDB Dalam Negeri

Menurut data Bloomberg Index, rupiah mengawali perdagangan akhir pekan ini (5/2) dengan menguat tipis 2 poin atau 0,01 persen ke Rp13.638 per dolar . Kemudian, sepanjang hari ini, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar menanti rilis data PDB dalam negeri.

Menurut Research and Analyst Divisi Tresuri Bank BNI, Trian Fathria, laju mata uang Garuda hari ini bakal menunggu data pertumbuhan kuartal IV 2015. “Diprediksi naik menjadi 4,8 persen hingga 4,9 persen dibanding kuartal sebelumnya di 4,73 persen,” kata Trian.

Di sisi lain, ditambahkan Trian, dolar AS berpotensi melemah lantaran klaim dan pemesanan pabrik diprediksi memburuk. “Sepanjang hari ini, rupiah akan bergerak di Rp13.590 hingga Rp13.700 per dolar AS,” prediksi Trian.

Senada dengan Trian, Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta, dalam risetnya mengemukakan optimisme, terutama di saham, diperkirakan terangkat jika data pertumbuhan diumumkan membaik. Selain itu, Januari 2016 juga akan dirilis hari ini. “Diprediksi naik, jika melihat aliran dana asing yang masuk sejak awal tahun,” jelas Rangga.

Ditambahkan Rangga, fokus akan perlahan berganti ke peluang pemangkasan BI Rate di tengah bulan ini, yang bisa menjadi tambahan sentimen positif untuk rupiah. “Di samping itu, indeks dolar AS juga melanjutkan penurunannya, usai mayoritas data ekonomi AS yang diumumkan kemarin malam relatif memburuk,” sambungnya.

“Jika data tingkat pengangguran dan pertambahan tenaga kerja non-pertanian AS yang datang Jumat malam diumumkan buruk, indeks dolar AS dipastikan melanjutkan tren pelemahannya,” imbuh Rangga. “Kombinasi antara sentimen pelemahan dolar AS di pasar global, membaiknya , dan pulihnya prospek domestik, membuat penguatan aset berdenominasi rupiah tidak terhindarkan.”

Loading...