Dibuka Menguat, Rupiah Langsung Berbalik Drop di Senin Pagi

Menurut Bloomberg rupiah berbalik melemah 43 poin atau 0,30%Menurut Bloomberg rupiah berbalik melemah 43 poin atau 0,30% - rri.co.id

JAKARTA – Rupiah membuat kejutan sesaat di pembukaan perdagangan Senin (6/5) ini, ketika dilaporkan menguat 140 poin atau 0,98% ke level Rp14.126 per . Sayangnya, kemudian, menurut paparan Index, Garuda langsung berbalik melemah 43 poin atau 0,30% ke posisi Rp14.309 per dolar AS pada pukul 08.26 WIB.

Sementara, dari global, indeks dolar AS terpantau bergerak cukup positif pada Senin pagi. Mata uang Paman Sam menguat tipis 0,001 poin atau 0,01% ke level 97,53 pada pukul 08.02 WIB. Sebelumnya, greenback berakhir melemah 0,32% di posisi 97,52 pada hari Jumat (3/5) waktu setempat, lalu dibuka ke 97,562.

Langkah dolar AS ditopang data terbaru Negeri Paman Sam, yang menunjukkan bahwa lapangan di AS sepanjang April 2019 mengalami menjadi 263.000, lebih tinggi dari ekspektasi pasar sebesar 181.000 dan data sebelumnya di angka 189.000. Begitu juga data unemployment rate AS yang menurun menjadi 3,6%, lebih rendah dari perkiraan ekonom di level 3,8%.

“Jika lebih banyak orang akan bekerja, mereka akan mengemudi atau naik transportasi untuk berangkat ke tempat kerjanya,” ujar ahli strategi komoditas RJO Futures, Phi Streible. “Data pekerjaan AS menjadi indikasi yang baik untuk memperkirakan terjadinya peningkatan bensin yang akan mendorong minyak mentah pada musim panas.”

Untuk efeknya ke mata uang domestik, Direktur Utama PT Garuda Berjangka, Ibrahim, mengatakan bahwa kemungkinan rupiah akan bergerak melemah sepanjang awal pekan ini, karena terbebani data ekonomi AS yang positif. Pasalnya, dengan data yang lebih baik, akan membuat aliran dana kembali menyemut ke dolar AS.

“Kuatnya dorongan beli atas dolar AS yang datang dari rilis data ekonomi tersebut membuat minyak menjadi lebih suportif, tetapi tetap tidak mampu mengerek rupiah ke jalur apresiasi,” ujar Ibrahim, dikutip Bisnis. “Rupiah pada hari ini kemungkinan akan bergulir di kisaran Rp14.245 hingga Rp14.315 per dolar AS.”

Loading...