Dibuka Menguat, Kurs Rupiah Sepanjang Hari Ini Diprediksi Tertekan

Pada Jumat (11/12), dibuka menguat tipis 0,09% atau 13 poin ke level Rp13.940 per AS. Lalu, menguat lagi 0,13% atau 18 poin ke level Rp13.935 per AS pada pukul 08.01 WIB. Namun, nilai tukar ini diperkirakan akan tertekan mendekati level Rp14.000 sepanjang perdagangan hari ini.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta, mengatakan faktor tekanan rupiah datang dari sentimen kenaikan AS oleh The Fed. Selain itu, pelemahan mata uang China, , serta anjloknya komoditas juga turut menekan nilai tukar rupiah.

“Perbaikan data domestik diperkirakan hanya akan mampu meredam tekanan depresiasi,” papar Rangga. “Tetapi, hal ini tidak akan cukup mengubah arah tren.”

Di sisi lain, indeks dolar AS kembali menguat jelang FOMC meeting pekan depan. Hal ini mengakibatkan harga minyak terus turun. Selain itu, penguatan dolar AS juga mendorong pelemahan Yuan.

Rangga menambahkan, dolar AS diperkirakan masih akan kuat hingga minggu depan. Adapun pelemahan harga minyak semakin menarik lain ke bawah.

Pada perdagangan Kamis (10/12), rupiah ditutup menguat 63 poin. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menyentuh level Rp13.923 per dolar AS.

Loading...