Dibuka Melemah Tipis 3 Poin, Rupiah Diprediksi Menguat Seiring Tax Amnesty

Jakarta – Nilai tukar mata uang garuda, pagi ini, Selasa (2/8) melemah tipis sebesar 0,02% atau 3 poin ke angka Rp 13.050 per di awal perdagangan.

Kemarin ditutup menguat sebesar 0,50% atau 65 poin ke level Rp 13.047 per usai diperdagangkan di rentang angka Rp 13.040 hingga Rp 13.092 per .

Terapresiasinya mata uang rupiah masih sejalan dengan menguatnya sejumlah mata uang dari -negara ASEAN akibat meningkatnya harapan terhadap anggaran belanja Jepang dan kemungkinan tentang stimulus fiskal dari Perdana Jepang Shinzo Abe.

Dilaporkan , pernyataan Gubernur Bank of Japan () Haruhiko Kuroda pekan lalu meningkatkan probabilitas bahwa PM Abe bakal memberikan stimulus fiskal berupa laporan anggaran belanja Jepang sebesar lebih dari 28 triliun yen atau senilai USD 273 miliar.

Sementara itu dari Indonesia, Analis PT Esandar Arthamas Berjangka Tonny Mariano dan Ekonom PT Bank Central Asia Tbk David Sumual meramalkan rupiah bakal menguat dengan kisaran pergerakan antara Rp 13.000 hingga Rp 13.100 per dolar AS.

Prediksi tersebut didasarkan pada sentimen positif pasar terhadap UU Pengampunan Pajak atau tax amnesty yang akan diberlakukan oleh Menteri Sri Mulyani. “Ini terlihat dari aliran dana asing yang cukup baik,” kata Tonny Mariano.

Loading...