Dibuka Melemah, Rupiah Kembali Lagi ke Level 13.000/Dolar

ARISTON TJENDRASebagian besar Asia ditransaksikan melemah terhadap Amerika pada pagi ini (26/3), tak terkecuali . Meski dibuka pada keadaan stagnan di posisi Rp 12.984 perDolar Amerika, dan sempat menguat sebanyak 0,01% ke posisi 12.983, namun jatuhnya atas Amerika tak terbendung dan kembali meluncur ke level Rp13.000 perDolarnya.

Tercatat pada pukul 09.46 WIB pagi, Rupiah melemah sebesar 0,29% ke posisi Rp 13.022 perDolar Amerika, dan hanya bergerak di kisaran Rp 12.983 hingga 13.033 perDolarnya. “Secara tren, penguatan Rupiah atas Dolar memang masih (bersifat) temporer,” kata Ariston Tjendra selaku Kepala Riset Monex Investindo Futures saat diwawancara oleh awak media pada , Kamis (26/3/).

Ariston juga mengatakan bahwa secara teknis, Rupiah masih bergerak pada garis tren pelemahan di atas Rp 12.800 perDolarnya. “(Rupiah masih dibayangi) pelemahan selama berada di atas 12.800,” ujar Ariston.

Ariston memperkirakan tentang fenomena meningkatnya kebutuhan dolar di pengujung bulan Maret ini menjadi salah satu penyebab efek balik Rupiah kembali ke level 13.000 perDolarnya. “Mungkin akhir bulan untuk membayar hutang dan membayar suplier dari kalangan manufaktur yang mengimpor bahan baku (yang menyebabkannya),” kata Ariston.

Loading...