Dibuka Melalui Seleksi Ujian Tulis, Biaya Sekolah Vokasi di UGM Mulai Rp 500 Ribu

biaya, sekolah, vokasi, UGM, jenjang, sarjana, S1, uang, kuliah, tunggal, UKT, mulai, kelompok I, VI, nominal, sama, program, studi, bahasa, korea, inggris, mahasiswa, baru, tahun, 2018, D3, D4, terapan, seleksi, ujian, tulis, utulMahasiswa jurusan keahlian teknik informatikan

Selain membuka jalur penerimaan di jenjang Sarjana (), Magister, dan Doktor, Gajah Mada (UGM) juga membuka jalur Program Diploma Sekolah Vokasi. Jalur vokasi dibuka dengan seleksi menggunakan ujian tulis (utul). Bagi setiap mahasiswa yang diterima, akan dikenakan sekolah atau Uang Tunggal (UKT).

UGM memberlakukan UKT berdasarkan beberapa kelompok yang ditentukan berdasarkan jumlah total penghasilan kotor ayah dan ibu ditambah penghasilan tambahan ayah dan ibu. Biaya sekolah vokasi di UGM mulai dari Rp 500 ribu (nominalnya sama semua untuk program studi di kelompok I), hingga kelompok VI (nominal berbeda untuk setiap program studi).

Salah satu program studi jenjang D3 yang dibuka oleh UGM adalah Bahasa Inggris dan Bahasa Korea. Pada Februari 2018, Sekolah Vokasi (SV) UGM mengirimkan 10 mahasiswanya ke Korea Selatan untuk mengikuti program pertukaran mahasiswa. Kesepuluh mahasiswa terdiri dari 8 mahasiswa D3 Bahasa Korea, dan 2 mahasiswa D3 Bahasa Inggris. Mereka akan di Gangneung Wonju National University, Kyungnam University dan Kangwon University.

“Empat mahasiswa akan belajar di Gangneung Wonja, dua di Kyungnam, dan empat di Kangwon,” kata Kepala Prodi Bahasa Korea UGM, Supriadianto.

Ia menerangkan, dalam pertukaran itu, 10 mahasiswa Sekolah Vokasi UGM akan belajar selama 6 hingga 12 bulan. Dalam program pertukaran, beberapa mahasiswa mendapatkan beasiswa secara penuh. Mahasiswa akan mendapatkan bantuan biaya , biaya hidup di Korea Selatan, tiket pesawat pergi pulang, serta asrama. Sedangkan, beberapa mahasiswa lain hanya menerima bantuan biaya saja.

“Melalui program pertukaran mahasiswa ini, mereka bisa belajar budaya Korea dan ini jadi ajang mengasah komunikasi, kepemimpinan dan membangun jejaring internasional,” ujar Adi.

Delegasi dari Sekolah Vokasi UGM berangkat menuju Korea Selatan pada 28 Februari 2018. Mahasiswa-mahasiswa itu dilepas secara langsung oleh Dekan Sekolah Vokasi. Dalam pelepasan itu, Dekan SV UGM Wikan Sakarinto, didampingi Kepala Departemen Bahasa Seni dan Manajemen Budaya Endang Soelistyowati, Kepala Program Studi Bahasa Korea Supriadianto dan Manajer KUI Andri Handayani.

Untuk tahun 2018 ini, disebut-sebut sebagai tahun terakhir penerimaan mahasiswa baru program D3. Rencananya program D3 akan ditutup pada 2019. Hal itu dikarenakan program D3 akan dikembangkan menjadi D4 atau sarjana terapan. Dan, pada tahun 2021, UGM akan membuka program S2 terapan.

“Soal biaya sama, disesuaikan dengan UKT [uang kuliah tunggal], tidak pakai gila-gilaan, enggak. Kalau teknik jelas lebih mahal dari sosial karena praktiknya mahal, butuh listrik, las, dll,” ujar Dekan Sekolah Vokasi UGM Wikan Sakarinto.

Rencana fokus pada D-4 itu sepenuhnya merupakan kebijakan internal UGM. “Pembukaan D-4 itu bukan asal-asalan, namun benar-benar sesuai kebutuhan industri. Mengingat selama delapan , dua di antaranya digunakan untuk magang di perusahaan,” ujar Wikan.

Loading...