Dibekali Segudang Fitur Menarik, Harga Piano Yamaha DGX-660 Mulai Rp8 Jutaan

Harga, piano, portable, Yamaha, DGX, DGX-660, DGX-650, fitur, alat musik, musik, alat, toko, toko musik, brand, produsen, populer, terkenal, komplit, seri, sound, notes, max polyphony, usb, piano room, input, wireless, fungsi, pengguna, aplikasi, pemula, mic, produk, konsumenDigital Piano Yamaha DGX 660 (sumber: keyboardmag.com)

Semakin bergairahnya era membuat industri musik khususnya Indonesia semakin menggeliat. Meski pembajakan masih menjadi isu utama, namun faktanya hal ini tidak meredupkan kreativitas para musisi untuk berkarya. Industri musik Indonesia yang semakin bergairah ini menjadi salah satu faktor yang membuat pasar tanah air merasakan imbasnya.

Di sejumlah toko alat musik, calon pembeli bisa dengan mudah menemui merek dengan segala dan jenis. Sebut saja beberapa hasil produksi dari produsen keyboard kenamaan, seperti Casio, , KORG, Roland, dan lain sebagainya. “, rata-rata konsumen sudah cukup kenal dengan kualitas produknya. Seperti keyboardnya, yang terkenal dengan menunya yang lebih gampang untuk dipelajari dan digunakan, terutama untuk para pemula,” jelas salah seorang pemilik toko alat musik.

PT Yamaha Musik Indonesia sejak lama menggarap industri alat musik. Bahkan sejumlah produk alat musiknya menjadi unggulan para pemain musik. Di antara produk yang dikenalkan ke pasar Indonesia, produk keyboard merupakan salah satu yang menjadi primadona. Yamaha seri DGX menjadi salah satu produk yang paling digemari oleh konsumen.

Yamaha melaunch produk portable piano DGX-660 pada Februari 2016 sebagai penerus dari DGX-650 yang cukup banyak diminati karena fiturnya yang tergolong komplit dengan relatif terjangkau. Sebagai penerus DGX-650, Yamaha DGX 660 memiliki semua yang ada pada DGX-650 dan ditambah -fitur baru yang lebih menarik.

Setidaknya, ada penambahan 4 fitur utama pada DGX-660 dibanding DGX-650, yakni mic input, piano room, wireless connectivity dan upgrade max polyphony dari 128 menjadi 192.
Terdapat port 1/4 inch dengan dedicated gain knob pada bagian belakang DGX-660 sehingga pengguna dapat mengatur volume langsung secara fisik dengan memutar knobnya. Melalui tombol mic setting pengguna dapat mengatur mic melalui menu di mana user dapat meng-on/off-kan mic, mengatur volume, pan, efek reverb, efek chorus.

Selain itu terdapat juga fitur noise gate untuk meng-cut input signal mic yang kurang dari nilai yang ditentukan, dan terdapat juga fitur compressor dan 3 band EQ. Fitur-fitur tersebut akan sangat membantu untuk mengkonfigurasikan supaya output suara yang dihasilkan dari mic menjadi optimal.

Piano room adalah mode khusus untuk mengoperasikan DGX-660 sebagai Piano. Di mana sejumlah fitur pengaturan piano dikemas dalam satu sehingga pengoperasiannya menjadi jauh lebih user friendly. Fitur piano room sebelumnya hanya ada pada produk high end Yamaha Clavinova CVP series.

Untuk memanfaatkan fitur wireless connectivity diperlukan perangkat usb wireless Yamaha UD-WL01, sayangnya perangkat tersebut tidak dipasarkan di indonesia sehingga fitur wireless ini bisa dianggap tidak bermanfaat. Salah satu fungsi yang bisa dimanfaatkan jika sekiranya UD-WL01 tersedia adalah penggunaan aplikasi Yamaha chord tracker di iPad/iPhone yang fungsinya untuk menstreaming secara wireless koleksi lagu yang ada di iTunes milik pengguna untuk display di DGX-660 dan juga menganalisa chord progression.

Sementara itu, max polyphony adalah jumlah maksimum suara yang bisa dikeluarkan secara bersamaan. Sebelumnya pada DGX-650 nilai max polyphony notes-nya sebesar 128 notes, jumlah ini sebenarnya sudah cukup besar jika penggunaannya hanya untuk piano saja. Namun mengingat seri DGX juga memiliki fitur styles/accompaniment ditambah fungsi layering sound yang menyebabkan jumlah polyphony notes yang dibutuhkan memang lebih banyak.

“DGX-660 menurut saya sangat recommended untuk kategori portable digital piano dengan harga terjangkau,” menurut review dalam laman Artechmusic. Satu buah piano portable Yamaha DGX-660 dengan tawaran fitur yang menggiurkan, dibanderol dengan harga Rp8,8 juta hingga Rp9,2 jutaan.

Loading...