Dibanderol Harga Rp 1juta, Raket Yonex B 8100 Blacken Tetap Digemari

Raket Yonex - (Sumber: ebay.com)Raket Yonex - (Sumber: ebay.com)

Bagi bulutangkis, nama-nama seperti Susy Susanti mungkin bukan sesuatu yang asing. Ia merupakan pemenang Olimpiade di tahun 1992 di Barcelona bersama Alan Budikusuma.

Berbicara mengenai olahraga tersebut, ingatan orang akan dibawa ke belakang, mengenang masa-masa kejayaan pebulutangkis andal lain dari luar maupun dalam negeri seperti Lie Swie King, Rudy Hartono, Icuk Sugiarto, Jailani Sidek, Misbun Sidek, Martin Dew, Jens Peter Nierhoff, dan lainnya.

Bulutangkis merupakan olahraga yang memerlukan alat, yaitu berupa raket. Salah satu raket yang biasa digunakan yaitu Yonex, telah mengeluarkan berbagai . Salah satunya adalah raket jenis B-8100.

Produk tersebut dikenal sebagai raket legendaris dari era 70an. Untuk harganya, YONEX Blacken Stainless Shaft B-8100 Made in Japan Original seharga Rp 1.000.000. Produk ini memiliki 1000gram. Anda dapat membelinya di peralatan olahraga, atau melalui online.

Apabila di atas dianggap memberatkan bagi Anda, raket tersebut dapat dibeli dengan sistem cicilan. Dimulai dari cicilan 0% selama 3 bulan dengan angsuran sebesar Rp 333.333 per bulan.

Anda juga dapat memilih cicilan selama 6 bulan dengan jumlah angsuran Rp 166.666 per bulan, atau bisa juga dicicil dengan angsuran Rp 83.333 per bulan selama 12 bulan. Raket tersebut dijual dengan kondisi lengkap dengan tag (NOS).

Berdasarkan review penggemar olahraga bulutangkis, raket Yonex B 8100 termasuk yang berat. Raket ini dapat dipasang senar 22-24lbs, dengan maksud 22 di mesin elektrik atau 24 di mesin manual.

Seri Yonex Blacken ini spek beratnya tergantung dari stikernya, apakah itu L (110-115gr) atau 2L (105-110gr). Grip size dapat dibaca pada s/n yang tertera di cone, jika awalnya 24 berarti g4. Dengan berat seperti itu, mungkin raket masih cocok digunakan sebagai raket training.

Jenis raket tersebut sebagian dipakai awal latihan bulutangkis, seperti yang dilakukan oleh Indra, penggemar olahraga tersebut mengatakan, “Saya masih ada Yonex Blacken (B8100), tapi lupa itu produksi tahun berapa, yang pasti raket itu pertama dibeli waktu saya belajar badminton.”

Seri Blacken, menurut beberapa sumber dipublikasikan di tahun 1970an, dan merupakan raket yang pertama kali menggunakan stainless steel untuk shaft dan framenya. Terdapat dua generasi dari seri ini dengan beberapa variasi.

Untuk versi awal, sambungan t-jointnya masih berupa sambungan pipa stainless dengan bentuk membulat, keluaran berikutnya t-jointnya sama dengan seri cab, generasi kedua atau biasa dikenal blacken II. Untuk gen 2, speknya terdapat di U (95-100gr).

Selain raket Yonex yang baru, di beberapa website juga dijual barang second tetapi masih layak pakai. Tentu, harganya jauh lebih murah.

Loading...