Dibanderol Harga Lebih Murah Untuk Barang Bekas Pakai, Produsen Motor Tossa Pico Terancam Pailit

harga, tossa, pico, bekas, perusahaan, produsen, motor, baru, varian, new, 110cc, utang, pengadilan, BPK, sampah, barang, belanjaan, konsumen, Kendal, Semarang, rem, wilayah, sempit, roda, tigaIlustrasi: motor Tossa Pico (sumber: Bukalapak)

Telah lebih dari satu dekade, Tossa melayani konsumen Indonesia dengan terus melakukan pengembangan di bidang otomotif roda tiga. Perusahaan memegang komitmen dalam melayani dan menjaga kepercayaan konsumen.

Berbekal pengalaman dan pondasi yang dalam naungan holding Tossa Group, pada tahun 2015 Tossa semakin memantapkan posisi sebagai pioneer roda tiga dengan meluncurkan berbagai jenis. Salah satunya adalah New Pico Max 110cc XB dan New Pico 110cc. Untuk New Pico Max 110cc XB memiliki dua bak yaitu kopling dan semi otomatis.

Sementara untuk varian Pico lainnya memiliki tipe bak yang lebih banyak yaitu standar, kabin, box, dan kabin box. Harga Tossa New Pico 110cc yang baru sekitar Rp 18 jutaan. Jika Anda merasa keberatan dengan harga tersebut, bisa membeli Tossa pakai. Harga jualnya bervariasi dan biasanya lebih . Ada yang menjualnya seharga Rp 11 jutaan, ada pula yang Rp 8 jutaan, bahkan ada yang menjualnya seharga Rp 6 jutaan. Informasi mengenai harga jual motor Tossa bisa dilihat di berbagai situs online.

Motor Tossa banyak digunakan toko-toko untuk mengangkut barang dagangan, misalnya untuk mengantar pesanan atau belanjaan konsumen. Tetapi, fungsinya tidak hanya itu saja. Motor tersebut sempat digunakan untuk pengangkut sampah oleh BPK Simpang Anem.

“Motor itu multifungsi selain membuang sampah juga buat mengantar tenda dan pemadam kebakaran,” ungkap Noor Ali, Ketua BPK Simpang Anem.

Ia menuturkan bahwa motor Tossa itu masih digunakan tetapi saat ini remnya blong, dan berguna untuk di wilayah yang sempit dan sulit dijangkau oleh mobil. BPK Simpang Anem berlokasi di Jl Simpang Kuin selatan RT. 14 Kelurahan Kuin Selatan Banjarmasin.

Walaupun banyak diminati, namun agaknya ada berita kurang menyenangkan mengenai produsen Tossa yaitu PT Tossa Shakti. Industri motor yang berlokasi di wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah itu digugat ke Pengadilan Niaga Semarang oleh kreditornya karena dinilai gagal membayar utang sebesar Rp 2,597 miliar dan terancam pailit.

Panitera Muda Niaga Pengadilan Niaga Semarang, Afdlori, membenarkan berita tentang gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) tersebut. “Perkaranya sudah diputuskan pekan lalu, mengabulkan permohonan PKPU kreditor.”

Menurutnya, permohonan PKPU tersebut diajukan oleh PT Sinar Maju Sentosa yang memiliki piutang senilai Rp2,597 miliar bersama dengan Sinar Maju Sentosa, ikut pula mengajukan permohonan serupa, PT Marcisel Globalindo.

Dalam perkara yang dipimpin oleh ketua majelis hakim Purwono Edi Santosa itu diputuskan untuk mengabulkan permohonan PKPU selama 45 hari terhitung sejak perkara ini diputus pada 16 Juli 2018.

Pengadilan juga menunjuk M.Yusuf sebagai hakim pengawas dalam perkara ini serta dua pengurus, masing-masing Otto Bismark Simanjuntak dan Kenny Hasibuan. Sementara untuk para kreditor, diminta hadir pada sidang musyawarah hakim Pengadilan Niaga Semarang pada tanggal 29 Agustus 2018.

Loading...