Dianggap Membuka Peluang Usaha, Harga Tabung Pertamini 5 Liter Bervariasi

harga, tabung, pertamini, 5, liter, bahan, bakar, minyak, BBM, bensin, masyarakat, online, maksimal, nozzle, elektrik, manual, batas, pertamina, subsidi, non, legal, digitalisasi, program, peluangKios Pertamini dengan tabung 5 liter (Flickr: @abahoman5)

Bahan Bakar (BBM) menjadi kebutuhan masyarakat, terlebih kini sudah semakin mudah dibeli. Hal itu secara langsung menaikkan kebutuhan akan bahan bakar bagi .

Di Indonesia, BBM diatur oleh Pertamina. Badan Milik Negara tersebut memiliki wewenang mengatur perihal BBM, mulai dari hingga kebijakan lainnya. Tetapi, dalam penerapan kebijakan, Pertamina mungkin perlu berdiskusi dengan instansi terkait.

Seperti yang dilakukan oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan (BPH ) yang memiliki target sebanyak 5.150 SPBU akan diterapkan program digitalisasi hingga akhir tahun 2018.

Program digitalisasi tersebut disebut sebagai upaya BPH Migas untuk mengantisipasi terjadinya disparitas harga BBM subsidi dan non-subsidi yang menyebabkan penyelewengan BBM subsidi.

“Ketika harga minyak naik, kemudian ada disparitas antara BBM industri dengan yang subsidi itu juga naik, itu biasanya penyalahgunaan BBM akan naik juga. Kan lumayan itu, disparitas sampai Rp 5.000 per ,” ungkap Anggota Komite BPH Migas M. Ibnu Fajar.

Melalui digitalisasi ini, BPH Migas tinggal mengontrol melalui lembaga penyalurnya yang notabenenya adalah SPBU. Secara otomatis pula, akan mengontrol kios-kios BBM yang sebenarnya tidak memiliki payung hukum alias ilegal.

“Begitu ada digitalisasi, mereka tidak akan bisa lagi beli dari SPBU. Pasti dengan sendirinya akan tutup karena dimonitor dari SPBU. Dia belinya berapa, nomor kendaraannya berapa. Mereka tidak akan dapat sumber pasokan lagi,” ujar M. Ibnu Fajar.

Dari sini, para penjual BBM tidak resmi ini, nantinya diarahkan menjadi sub penyalur atau menjadi penyalur khusus dengan membuka Pertamini. Mereka akan secara legal dan memiliki payung hukum. “Sebenarnya pemerintah bukan membiarkan, cuma kita masih memberikan waktu. Begitu ada digitalisasi, semua terkontrol,” kata Fajar.

Pertamini merupakan nama yang tidak asing lagi bagi masyarakat. Di kios kecil tersebut, masyarakat bisa membeli . Tidak hanya membantu bagi mereka yang ingin membeli tetapi jauh dari SPBU atau menghindari antrean, kios Pertamini juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin membukanya.

Seperti Bengkel Jaya Mardani, yang merupakan produsen mesin pengisian bahan bakar mini atau Pertamini. Pertamini yang dimiliki Syauqi itu terdiri atas dua jenis, manual dan elektrik. Pertamini manual dibuat lengkap dengan nozzle, , dan selang plastik. Sedangkan, yang elektrik lebih canggih, karena memakai mesin seperti SPBU.

“Pertama, tabung diisi, dipompa. Tabung maksimal diisi maksimal 5 liter. Setelah dipompa sampai batas maksimal, Terus nozzlenya dibuka, terus diisi. Kalau beli 1 liter, ya tabungnya berkurang satu setrip (garis), kalau beli 2 liter ya 2 setrip,” jelas Syauqi.

Di , tabung Pertamini 5 liter dijual bebas. Harga yang ditawarkan bervariasi. Ada yang menjualnya kisaran harga Rp 1 jutaan, tetapi ada pula yang harga Rp 2 jutaan. Bagi yang berminat, bisa melakukan pembelian online atau langsung mendatangi penjual.

Loading...