Diagnosis Tumor pada Payudara dengan Tes FNAB, Biaya Rp 900 Ribuan

Bagi , payudara merupakan organ vital yang harus dijaga keindahan dan kesehatannya. Sayangnya belakangan banyak yang mengalami beragam masalah dengan payudaranya seperti menderita tumor atau pada payudara.

Menurut Spesialis Bedah RS Siloam Jambi, dr Benny Hartono SpB, kasus tumor jinak payudara atau Fibroadenoma Mammae (FAM) lebih sering dialami perempuan, dengan kasus sekitar 80-90%. “FAM merupakan tumor jinak payudara yang terdiri dari campuran elemen kelenjar (glandular) dan elemen stromal (mesenkim). Di mana yang terbanyak fibrous,” ungkap dr Benny.

Yang lebih menarik, kasus FAM umumnya justru terjadi pada perempuan muda. FAM bisa satu atau lebih, namun paling banyak 85-90% hanya FAM tunggal. Karakteristik FAM berbentuk bundar atau oval m dengan ukuran 1-5 cm, konsistensi kenyal, memiliki batas tegas, bersifat , yakni dapat digerakkan atau tidak menempel di kulit dan tidak menimbulkan nyeri.

“FAM jarang terjadi setelah menopause. Wanita dengan usia lebih 30 tahun ada tumor di payudara harus dibedakan dengan keganasan sampai dibuktikan tidak ganas,” jelas dr Benny.

FAM umumnya ditemukan secara tak sengaja oleh ketika mandi atau kegiatan lainnya. Untuk mendeteksi adanya kemungkinan FAM dapat dilagukan dengan biopsi atau FNAB atau USB. FNAB (Fine Needle Aspiration Biopsy) sendiri merupakan suatu tindakan biopsi tumor atau benjolan yang dilakukan dengan jarum halus 25G berdiameter 0,5 mm atau lebih kecil untuk mengambil sampel jaringan kemudian diperiksa di bawah .

Dengan tes FNAB dapat mempermudah diagnosis apakah tumor yang dimiliki pasien merupakan tumor jinak atau ganas, tanpa harus mengiris jaringan. tes FNAB berkisar sekitar Rp 900 ribuan.

Loading...