Di Jakarta Daging Babi Dijual Mulai Harga Rp 60 Ribuan Per Kilo

Daging Babi - food.detik.comDaging Babi - food.detik.com

Walaupun peminatnya lebih sedikit dibanding ayam, sapi, atau kambing, babi tetap menjadi utama bagi kalangan tertentu, terutama pada momen-momen seperti saat Natal, Tahun Baru, atau perayaan adat suku-suku tertentu. Harga daging babi per kilo di berbagai sendiri saat ini diperdagangkan cukup bervariasi.

Di sejumlah yang ada di Jakarta, harga daging babi berlemak antara Rp 60 ribu hingga Rp 85 ribu per kilogram. Harga tertinggi ada di Pasar Grogol, sedangkan harga daging babi terendah ada di Pasar Cijantung.

Lain lagi dengan Pontianak yang saat ini mengalami kenaikan harga daging babi. Menurut Kepala Dinas Pangan, Peternakan, dan Hewan Provinsi Kalimantan Barat, Abdul Manaf, saat ini harga daging babi naik karena stok daging babi siap potong berkurang.

“Untuk kenaikan harga daging babi ini sudah terjadi beberapa bulan lalu, di mana penyebabnya karena stok babi siap potong berkurang. Hal inilah yang membuat harga babi melonjak naik sampai sekarang,” tutur Manaf, seperti dilansir Industry.

Manaf menjelaskan jika peternak memang sengaja mengurangi persediaan lantaran beberapa bulan lalu harga daging babi sempat anjlok. Ia memperkirakan jika harga daging babi akan kembali normal bulan Agustus ini. Di Kota Pontianak, harga daging babi yang sebelumnya hanya Rp 65 ribu per kg bisa mencapai Rp 100 ribu per kilo. Akan tetapi harga terakhir berkisar di angka Rp 85 ribu per kilo, khusus untuk daging babi tanpa lemak. Sedangkan Samcian atau daging babi campur lemak Rp 80 ribu/kg.

Sementara itu di Minahasa permintaan daging babi melonjak seiring dengan adanya tradisi pengucapan syukur oleh umat Kristiani. Daging babi di sana pun dijual dengan harga sekitar Rp 50 ribu per kilo. “Lumayan banyak yang datang membeli, meski di sini banyak yang jual,” kata salah seorang bernama Adri Rambitan.

Sedangkan di Enarotali harga daging babi yang diperdagangkan di pasar tradisional Enarotali, Paniai masih relatif normal. “Penjualan daging babi dan harga yang dipatok stabil sama. Tidak naik, masih normal,” ungkap pedagang bernama Sulendri.

“Kami jual tidak pakai kilo, tapi kami jual potongan. Yang terendah ada harga Rp 100 ribu dan paling tinggi itu ada harga Rp 500 ribu. Jadi, kami sendiri memang selalu menjaga kualitas daging agar layak jual,” imbuhnya.

Loading...