Detik-detik Jelang Rapat FOMC, Rupiah dan Mata uang Asia Bergerak Lesu

Jakarta – Jelang dimulainya rapat Federal Open Market Committee (), tampak pada pembukaan pagi ini (16/12). Rupiah dibuka 19 poin (0,14%) di level Rp 14.065/USD pada sesi awal perdagangan.

Reza Priyambada, Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, memprediksi bahwa Garuda masih sangat mungkin untuk lebih dalam. Ia menyampaikan pada pelaku pasar agar lebih waspada terhadap potensi pelemahan Rupiah, meski kemarin sempat terkerek .

“Penguatan rupiah kemarin hanya tipis. Pelaku pasar cukup merespon positif surplusnya laju yang dinilai baik untuk perbaikan current account defisit Indonesia. Akan tetapi, pergerakan laju mata uang lainnya melemah terhadap USD, antara lain EUR, GBP, JPY, CAD, dan beberapa lainnya,” terang Reza dalam hasil risetnya yang diterima pagi ini.

Meski begitu, Reza tak menampik bahwa masih ada sejumlah sentimen positif yang cukup dapat mendukung Rupiah. Serta masih ada kemungkinan bagi Rupiah untuk bergerak ke teritori positif.

Dalam hasil risetnya, Reza memperkirakan kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada hari ini akan bergerak pada kisaran Rp 14.050/USD hingga Rp 14.125/USD.

Serupa dengan Rupiah, mayoritas mata uang Asia juga berjalan gontai jelang dimulainya rapat kebijakan tersebut.

Loading...