Jangan Sampai Telat Bayar! Segini Besar Denda Tunggakan KPR BTN

Denda Tunggakan KPR BTN - www.annualreport.idDenda Tunggakan KPR BTN - www.annualreport.id

Adanya Pemilikan Rumah (KPR) memudahkan untuk memiliki tempat tinggal dengan cicilan selama jangka waktu tertentu. Hampir semua bank di Tanah Air pun menawarkan KPR dengan kebijakan yang berbeda-beda, tak terkecuali dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. BTN memiliki KPR mulai dari KPR Mikro, Subsidi, hingga Platinum dengan bunga yang bersaing. Seperti halnya KPR pada umumnya, pun akan dikenai apabila memiliki tunggakan KPR.

Biasanya momen seperti Lebaran kerap menjadi saat di mana nasabah menunggak pembayaran KPR. Banyak yang beralasan bahwa terlambat membayar cicilan KPR ini karena lamanya libur operasional bank. Padahal tidak demikian. Sebenarnya tak ada kendala apabila nasabah ingin membayar cicilan KPR kapan saja, karena dapat ditransfer langsung ke KRP dan dana akan terdebet ketika tanggal jatuh tempo, bahkan meski operasional bank sedang libur sekalipun.

Fenomena telat membayar cicilan KPR ini bahkan kabarnya sudah lazim terjadi tiap tahun. Oleh sebab itu, pihak BTN bahkan sengaja memberi kelonggaran waktu. Meski demikian, para nasabah tetap diingatkan supaya membayar cicilan tepat waktu supaya tidak terkena denda apabila sampai batas akhir jatuh tempo ternyata cicilan masih juga belum dibayarkan. Apabila menunggak atau terlambat membayar cicilan KPR BTN, nasabah kabarnya akan dikenai denda sebesar 1,5% dari jumlah cicilannya.

Pada momen Lebaran 2019 lalu misalnya, pihak Bank BTN Palembang memberi kelonggaran cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk nasabah sampai akhir Juni tanpa dikenai denda. “Kita berikan kelonggaran satu bulan masa jatuh temponya karena alasan lebaran berbarengan dengan anak masuk sekolah kembali,” kata Head of Consumer Load Bank BTN Palembang H Sabki beberapa waktu lalu, seperti dilansir Tribunnews.

BTN pun menawarkan beragam kemudahan jalur pembayaran cicilan KPR, mulai dari datang langsung ke teller, transfer, atau bahkan dengan memanfaatkan internet atau mobile banking. “Jika tidak ingin membayar langsung ke teller bisa melalui transfer atau mode pembayaran ,” tandas Sabki.

Loading...