Dibayangi Demo Omnibus Law, Rupiah Ditutup Merah

Rupiah - sumutinvest.comRupiah - sumutinvest.com

JAKARTA – harus puas tertahan di teritori merah pada Jumat (16/10) sore, ketika berbagai sentimen negatif, seperti demo Omnibus Law serta kebijakan lockdown di Eropa, membuat gelisah. Menurut paparan Bloomberg Index pada pukul 14.59 WIB, Garuda berakhir melemah tipis 7,5 poin atau 0,05% ke level Rp14.697,5 per AS.

Sementara itu, data yang dirilis Bank Indonesia jam 10.00 WIB tadi menempatkan referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) berada di posisi Rp14.766 per dolar AS, terdepresiasi 6 poin atau 0,04% dari sebelumnya di level Rp14.760 per dolar AS. Di saat yang bersamaan, mayoritas mata uang juga harus melorot, dengan pelemahan terdalam sebesar 0,25% dialami rupee India.

Pelemahan yang dialami rupiah serta mata uang Benua Kuning salah satunya karena gerak indeks dolar AS yang relatif stabil, ketika melonjaknya kasus dan berhentinya kemajuan menuju stimulus AS membuat investor gugup mencari aset yang aman. Mata uang Paman Sam terpantau cuma melemah tipis 0,039 poin atau 0,04% ke level 93,817 pada pukul 11.05 WIB, walau sebenarnya semakin tenggelam pada transaksi sore.

Dikutip dari Reuters, ketika kebijakan pembatasan baru untuk memerangi COVID-19 diperkenalkan di Eropa dan Inggris, mata uang cadangan dunia melonjak ke level tertinggi dua minggu di posisi 93,910 terhadap sekeranjang mata uang utama. London memasuki lockdown COVID-19 yang lebih ketat mulai tengah malam, menyusul jam malam di Paris sejak pekan lalu, membuat dua kota terbesar di Eropa hidup di bawah batasan yang diberlakukan .

“Pasar takut akan perlambatan aktivitas karena kasus baru virus corona terus meningkat,” tutur analis Bank ANZ, Susan Kilsby dan David Croy, dalam sebuah catatan. “Kemerosotan terlihat jelas di mana-mana di seluruh Eropa, yang merupakan pukulan besar bagi momentum pemulihan, sekaligus memperkuat risiko deflasi.”

Sentimen negatif lainnya bagi rupiah datang demonstrasi yang dilakukan oleh massa mahasiswa untuk memprotes Omnibus Law. Dilaporkan CNN Indonesia dan Kompas, massa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) menggelar demo di kawasan Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Loading...