Dekat Grojogan Sewu, Tarif Hotel Grand Bintang Tawangmangu Mulai Rp 395 Ribuan

Hotel Grand Bintang TawangmanguHotel Grand Bintang Tawangmangu - www.expedia-aarp.com

Potensi di Jawa Tengah masih bisa dieksplor lebih lanjut. Tak heran jika bisnis akomodasi di Jateng pun berkembang semakin pesat, terutama di daerah yang dekat dengan kawasan seperti Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar. Di Tawangmangu terdapat salah satu para wisatawan, yakni Hotel Grand Tawangmangu. atau rate hotel yang terletak di Jalan Raya Lawu Tarangkulon Tawangmangu ini relatif terjangkau, berkisar mulai Rp 395 ribu per malam.

Selain menawarkan kamar yang ramah di kantong, Hotel Grand Bintang Tawangmangu juga memiliki akses yang dekat dengan sejumlah tempat menarik seperti destinasi wisata Air Terjun Grojogan Sewu, Sup Buntut Bu Ugi, hingga Telaga Sarangan. Di Hotel Grand Bintang Tawangmangu tersedia kamar tipe Deluxe yang menawarkan ruangan cukup luas, yakni 24 meter persegi, lengkap dengan view pegunungan yang indah, sarapan gratis, TV, serta kamar mandi dalam dengan shower dan bathtub.

Tak cukup sampai di situ, Hotel Grand Bintang Tawangmangu juga dilengkapi keamanan 24 jam, jasa tur, resepsionis, aula, alat pemanas, area parkir, rapat, dan akses internet gratis atau free wifi. Jika pada hari biasa tarif kamarnya hanya berkisar Rp 395 ribu, maka saat high season seperti saat mudik Lebaran kelak, yakni antara tanggal 1-11 Juni 2019 mendatang, tarifnya melambung jadi sekitar Rp 1 jutaan hingga Rp 1,2 jutaan per malam.

Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Solo mengungkapkan bahwa bisnis perhotelan di sekitar Solo masih potensial. Di samping itu, pengembangan hotel di sekitar Kota Solo juga dapat mengantisipasi adanya perang harga. Menurut Marcom Manager Best Western Premier Solo Baru, Denish Ardhaneswara, kinerja hotel saat ini masih menunjukkan pertumbuhan. “Baik secara revenue maupun okupansi, dari tahun ke tahun meningkat,” jelas Denish, seperti dilansir Solopos.

Perwakilan PHRI Solo Bidang Humas dan Promosi, yang juga General Manager The Alana Hotel, Sistho A. Sreshtho menuturkan jika sejauh ini pihaknya pro investasi. “Hanya, sebagai catatan untuk investor, ketika ada rencana pembangunan hotel, kami beri saran agar yang dibangun adalah hotel bintang 5. Sebab saat ini hotel bintang lima belum banyak sehingga tidak menimbulkan perang harga,” ungkapnya.

Loading...