Data Tenaga Kerja AS Melejit, Investor Gusar

Jakarta tipis 13 poin di level Rp 13.120 per pada penutupan perdagangan Selasa (12/7). Sebelumnya, Rupiah menguat tipis 11 poin saat dibuka pada sesi awal perdagangan. Namun tak lama, Rupiah langsung balik arah melemah 26 poin.

Amerika Serikat yang melejit di atas prediksi, menimbulkan kekhawatiran berlebihan terkait Fed Fund Rate yang mungkin naik tahun ini.

Hingga tiba Jeda perdagangan siang, Rupiah diketahui melemah 33 poin di level Rp 13.140/ seiring pergerakan IHSG pada akhir sesi I perdagangan hari ini.

Terkait penguatan Rupiah kemarin, tak lepas dari derasnya arus dana asing yang masuk ke dalam negeri. Bank Indonesia (BI) melaporkan, dana asing yang masuk Indonesia dari awal tahun hingga 24 Juni telah mencapai Rp 97 triliun atau naik 70,1% dibanding periode sama tahun lalu.

“Sebetulnya kondisi ini dipengaruhi besarnya dana yang masuk ke Indonesia, dan kita lihat valas yang lebih sedikit dari penawaran,” ujar Agus Martowardojo, Gubernur Bank Indonesia (BI).

Menurut Agus, dana asing yang masuk tersebut telah menopang penguatan Rupiah yang kini berada pada kisaran 13.100-an.

Loading...