Data Ketenagakerjaan AS Suram, Harga Minyak Mentah kembali Merosot

Kursrupiah.net mentah dunia berakhir pada akhir perdagangan Jumat (3/6). Harga minyak West Texas Intermediate () untuk pengiriman Juli merosot 55 sen menjadi 48,62 per barel di New York Mercantile Exchange. Sedangkan minyak North Sea untuk pengiriman Agustus, berdasar patokan , harganya turun 40 sen menjadi USD49,64 per barel di perdagangan London.

Mulanya minyak mentah diperdagangkan pada kisaran stabil meski dianggap gagal mengambil tindakan untuk menopang harga dalam pertemuan semi-tahunan di Wina, Kamis (2/6). Namun, laporan ketenagakerjaan AS yang buruk menambah kekhawatiran tentang pelemahan pertumbuhan ekonomi global dan minyak mentah.

Sebelumnya, Menteri Energi Arab Saudi yang baru, Khalid Al Falih tetap menyatakan dengan optimis bahwa harga minyak mentah dunia akan terus naik dan menembus level harga USD60 per barel pada akhir tahun ini. Pernyataan ini disampaikannya seusai penutupan kongres OPEC di Wina.

“Hal yang harus dilakukan sekarang adalah terus memantau dan membiarkan bekerja. Ini yang berlangsung dalam mendukung kami sekarang,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Arab Saudi mengusulkan penerapan kuota dan pembatasan produksi minyak, yang justru ditolak oleh organisasi pengekspor minyak dunia tersebut.

Sebagaimana diketahui, gangguan pasokan minyak mentah di Nigeria, Kanada dan Columbia baru-baru ini telah menyokong penguatan harga minyak hingga menembus USD50 per barel. Harga ini naik hampir dua kali lipat dari harga semula pada Februari 2016.

Loading...