Data Ketenagakerjaan AS Lebihi Prediksi, Dolar kian Mendominasi

New York – Pertumbuhan lapangan kerja di yang melebihi ekspektasi pasar mendongkrak naik Dolar AS pada perdagangan hari waktu New York (Sabtu, 9/1).

Dilansir dari Antara (9/1), jumlah upah pekerja non pertanian yang semula diperkirakan sebesar 200.000 naik menjadi 292.000 pada bulan 2015 lalu. Departemen Tenaga Kerja AS juga menyatakan bahwa tingkat di negeri Paman Sam tersebut tetap pada angka 5,0% dan tidak mengalami kenaikan.

Laporan ketenagakerjaan ini merupakan yang pertama dirilis sejak suku bunga acuan dinaikkan. Para pelaku pasar juga tengah fokus pada data tersebut. Dikatakan oleh Reuters, perlambatan laju Dolar AS akibat data manufaktur beberapa waktu lalu hanya bersifat sementara.

Dolar AS diketahui telah naik sebesar 0,3% serta membalik posisi terhadap 6 utama dunia, yakni Euro, Pound Inggris, Dolar Australia, , Franc, dan Dolar Kanada.

Dollar AS yang semula berada pada level 1,0925 per Euro naik menjadi 1,0902. Tak berbeda jauh dengan Pound Inggris yang ke posisi 1,4522 Dolar AS dari semula 1,4617 Dolar AS. Sementara itu, Dolar Australia menjadi 0,6984 Dolar AS dari semula 0,7001 Dolar AS.

Yen Jepang dihargai 117,67/USD, lebih rendah dari sesi sebelumnya pada level 117,54/USD. Nilai Franc Swiss terhadap Dolar AS melemah ke level 0,9955/USD dari semula 0,9933/USD. Sedangkan terhadap Dolar Kanada, Dolar AS menguat menjadi 1,4138/CAD dari sebelumnya 1,4086/CAD.

Loading...