Data Jobless Claim AS Membaik, Rupiah dibuka Melemah

MARKETS-PRECIOUS/Pergerakan (13/4) kembali melemah, dibuka mendekati level Rp 13.000 perDolar Amerika pada sesi pembukaan . Kurs referensi dari (Jakarta Interbank Spot Dollar Rate) yang dirilis oleh Bank (BI) menunjukkan bahwa berada pada kisaran Rp 12.945 perDolarnya. melemah sebanyak 0,27% dibandingkan posisi akhir pekan lalu yang ditutup pada level Rp 12.910 perDolar.

Perkiraan akan melemahnya Rupiah pagi ini sudah diprediksi sebelumnya. Reny Eka Putri selaku Analis Uang Tbk menuturkan bahwa efek data jobless claims Amerika Serikat yang diumumkan pada hari Kamis minggu lalu (9/4) cukup memberikan kekuatan bagi . Data jobless claims naik dari semula 267.000 di bulan sebelumnya menjadi 281.000. Meski begitu, angka ini masih berada di bawah ekspektasi yaitu 283.000. Hal inilah yang membuat Rupiah melemah namun terbatas. “Pasar masih cenderung (mengambil sikap) wait and see, membuat pelemahan (Rupiah) bisa berlanjut di hari Senin ini (13/4),” kata Reny.

Rangga Cipta, Ekonom Samuel Sekuritas di Jakarta juga mengatakan bahwa mayoritas di kawasan Asia terdepresiasi oleh yang menjadi salah satu faktor Rupiah bergerak melemah meski masih berada dalam kisaran yang stabil. “Angka neraca perdagangan Tiongkok yang lebih buruk dari perkiraan menjadi salah satu faktor pemicu penguatan di pasar Asia pagi ini,” ujar Rangga.

Loading...