Data Ekonomi AS Mengecewakan, Kurs Dolar Melemah

Data ekonomi AS yang lemah menyebabkan kurs AS turun terhadap utama lainnya. Berdasarkan data ekonomi yang dikeluarkan kemarin, kinerja sektor ritel Amerika Serikat mengecewakan pasar global. Data tersebut menunjukkan pada bulan September, sektor ini mengalami raihan terburuk setelah bulan Januari lalu.

Kondisi tersebut memperlemah ekspektasi pasar bahwa akan menaikkan tingkat suku bunga utamanya pada pertengahan tahun depan. Seperti dikutip dari Antaranews, Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Rabu mengatakan bahwa Indeks Produsen AS untuk permintaan akhir bulan September turun 0,1 persen pada penyesuaian secara musiman.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun sebesar 0,80 persen menjadi 85,133 pada akhir .

USD-dolaramerikaPada akhir perdagangan di New York, mata uang naik menjadi 1,2778 dolar dari 1,2645 dolar di sesi sebelumnya. Pound Inggris juga menguat menjadi 1,5929 dolar dari 1,5906 dolar. juga ikut menguat tipis menjadi 0,8771 dolar dari 0,8709 dolar.

Sementara itu, pelemahan dolar juga berdampak positif pada yang menguat tipis. Data pada hari ini menunjukkan nilai tukar menguat tipis sebesar 0,13 persen ke level Rp 12.210 per dolar AS pada perdagangan pukul 10:01 waktu Jakarta.

Loading...