Dapat Subsidi dari Pemerintah, Tarif Cargo Pelni Lebih Murah dari Kapal Swasta

Cargo Pelni - agungjasacargosurabaya.com

Surabaya – Program tol laut yang dioperasikan PT Pelayaran (Pelni) rupanya terus mengalami peningkatan sejak tahun lalu. Bahkan seluruh tak bisa seluruhnya diangkut oleh milik ini.

“Kapal tol laut kami selalu over, sampai kami menolak permintaan,” ujar Kepala Cabang PT Pelni Surabaya, Presda Simangasing.

Kapal milik Pelni yang berbasis di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya mengangkut banyak barang menuju ke kawasan Timur Indonesia. Tetapi saat berangkat dari Kawasan Timur Indonesia ke Jawa, kapal tol laut Pelni hanya membawa sedikit saja komoditas seperti kopra dan garam dari Larantuka, kayu olahan, ikan segar dari Dobo, hingga besi tua. “Tapi hanya muat antara 10-15 persen,” jelasnya.

Saat satu bulan pertama beroperasi, kapal tol laut memang tidak terlalu ramai peminatnya. Load factor rata-rata hanya sekitar 40% saja. “Sekarang setiap berangkat kapal kami selalu penuh,” ucapnya.

Layanan cargo Pelni kini mulai diminati lantaran biayanya yang lebih murah. Berkat adanya subsidi ongkos angkut dari , kapal tol laut pun kini lebih terjangkau. “Dari Surabaya ke Timika harganya hanya Rp 6 juta per kontainer. Bandingkan dengan kapal swasta yang bisa mencapai Rp 20-25 juta,” ungkapnya.

Sebagai informasi, berikut ini tarif angkutan cargo Pelni dari Jakarta ke sejumlah tujuan.

TujuanTarif M3 (Kubikasi) / Per Ton
AmbonRp 2.470.000
BandaRp 2.300.000
BatamRp 1.900.000
BelinyuRp 1.400.000
BiakRp 3.670.000
BitungRp 2.700.000
Fak-FakRp 2.820.000
JayapuraRp 3.120.000
KupangRp 1.970.000
LarantukaRp 1.890.000
MakassarRp 1.677.000
MaumereRp 2.400.000
ManokwariRp 3.050.000
NabireRp 2.950.000
NatunaRp 2.200.000
SorongRp 2.800.000
TernateRp 2.860.000
Loading...