Dapat Dilakukan Melalui Teller Atau ATM, Biaya Cash (Tunai) Transfer Antar Bank Sekitar Rp 5 Ribu

Transfer dapat dilakukan secara online maupun melalui teller atau ATM setor tunai. Biaya cash transfer (transfer tunai) antar bank apabila melalui teller, dikenakan biaya sekitar Rp 5 ribu. Biaya tersebut berlaku di Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan juga bank-bank lainnya.Setoran tunai di bank (tempo.com)

Transfer merupakan salah satu layanan yang disediakan oleh bagi nasabahnya. Transfer dapat dilakukan secara online maupun melalui teller atau setor tunai. Untuk setiap transfer dalam yang sama, biasanya tidak dikenakan biaya. Tetapi apabila dilakukan antar ( berbeda), tentu dikenakan biaya.

Biaya cash transfer (transfer tunai) antar bank apabila melalui teller, dikenakan biaya sekitar Rp 5 ribu. Biaya tersebut berlaku di Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan juga bank-bank lainnya.

Nominal biaya tersebut akan berbeda jumlahnya, apabila nominal yang ditransfer berbeda pula. Untuk transaksi transfer cash (tunai) di atas Rp 100 juta di BRI, akan dibebani biaya sebesar Rp 30 ribu (2-3 hari), dan Rp 50 ribu untuk transfer yang langsung sampai sebelum jam 10 pagi.

Transfer ataupun penarikan dalam jumlah besar, misalnya di atas Rp 100 juta sebaiknya dilakukan secara hati-hati. Hal tersebut supaya tidak memancing kejahatan. Dikatakan Direktur Consumer Banking Bank Negara (BTN), Handayani, mengatakan bahwa nasabah seharusnya dapat memberitahu bank sebelum menarik tunai dalam jumlah banyak.

“Kalau ingin menarik tunai di atas Rp 100 juta di BTN misalnya, harus ada laporan detailnya,” katanya.

Handayani menyarankan bahwa nasabah memberitahu pihak bank terlebih dahulu, paling lambat dua hari sebelum penarikan tunai. Dengan demikian, bank dapat menyiapkan uang tunai dan memberi bantuan untuk nasabah berupa pengamanan dari personel keamanan atau kepolisian.

“Kami, BTN juga menyiapkan pengawalan dan itu merupakan layanan yang kami sediakan kepada nasabah. Dengan syarat, nasabah juga harus memberi notifikasi kepada kami dari jauh-jauh hari (untuk mengambil uang tunai dalam jumlah besar),” kata Handayani.

Setelah dihubungi, personel keamanan dari bank akan mengawal nasabah hingga ke tempat tujuan. Di sisi lain, ia menyarankan jika akan melakukan transaksi dalam jumlah besar, sebaiknya dilakukan dengan sistem non tunai, seperti transfer antar bank, atau melalui media digital lainnya.

“Kami melihat, kalau bisa transfer, kenapa harus ambil tunai? Kami sarankan kepada nasabah, sebaiknya menggunakan transaksi cashless, karena lebih aman dan praktis,” tambah Handayani.

Sementara itu, di Bank Mandiri, bagi para nasabahnya, transaksi setor tunai, tarik tunai, sampai transfer uang tidak perlu lagi melalui ATM, namun juga bisa dilakukan hanya dengan mendatangi gerai Alfamart dan Alfamidi dengan cukup membawa ponsel pintar melalui aplikasi Mandiri e-cash.

Menurut Direktur Digital Banking & Technology Bank Mandiri, Rico Usthavia Frans mengungkapkan bahwa fitur mandiri e-cash tersebut berusaha menyatukan nomor telepon dan nomor rekening sebagai identitas untuk transaksi di kedua gerai minimarket tersebut. “Transaksi setoran tunai gratis, transaksi belanja juga gratis, yang bayar hanya tarik tunai. Itu dikenakan biaya Rp 1.250 per transaksi,” kata Rico.

Loading...