Dapat Dilakukan Melalui Jaringan ATM Prima dan Bersama, Biaya Transfer Sesama Bank Jatim Gratis

biaya, transfer, bank, jatim, pembayaran, IMB, online, cashless, baru, retribusi, uang, tunai, program, baru, e-payment, dinas, sistem, elektronik, ADC, produk, gold, belanja, merchant, prima, logo, bersama, gratis, tarik, tunaiIlustrasi: pengusaha melakukan transfer dana melalui ATM

menggunakan Bank Jatim bisa Anda lakukan di dengan logo PRIMA, Bersama, atau Bank Jatim sendiri. Untuk setiap kali transfer antar sesama Bank Jatim, tidak dikenai biaya alias gratis. Begitu pula untuk transaksi tarik tunai. Untuk biaya transfer antar bank (misalnya dari Bank Jatim ke BCA) besarnya Rp 6.500 sekali transaksi.

Dengan menggunakan kartu ATM Bank Jatim, Anda bisa melakukan berbagai transaksi. Selain transfer dan tarik tunai, Anda bisa , melakukan pembayaran Telkom, PBB, HP, SPP, pembelian pulsa. Anda juga bisa menggunakan ATM untuk berbelanja di merchant-merchant berlogo PRIMA Debit atau Debit BCA.

Mesin ATM Bank Jatim dapat digunakan untuk kartu ATM bank lain yang tergabung dalam ATM PRIMA (BCA, BII, Permata, ACBC NISP, Mega, dan lainnya). Dan juga di ATM Bersama (Mandiri, BNI, CIMB Niaga, HSBC, Panin, Danamon, dan lainnya).

Bank Jatim memiliki produk kartu ATM yang diberi nama ATM Gold. ATM ini juga dapat dipakai untuk penarikan tunai di Malaysia pada seluruh terminal ATM bank yang tergabung dalam MEPS dan berlogo BANKCARD.

Salah satu keuntungan memiliki ATM adalah bisa melakukan transaksi tanpa datang ke kantor. Hal itu juga bisa Anda dapatkan ketika memiliki ATM Bank Jatim. Kini, di Sidoarjo, pembayaran retribusi IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dapat dilakukan di DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Sidoarjo.

Anda tidak perlu membawa tunai. Terhitung mulai 26 Maret 2018, DPMPTSP membuka program baru IMB e-payment. “Intinya program ini untuk memudahkan customer, agar tidak perlu lagi membawa tumpukan , cukup bawa ATM, kartu kredit, atau transfer via ,” ujar Kepala DPMPTSP Sidoarjo, Ari Suryono.

Program itu didukung oleh Bank Jatim yang mengirimkan sejumlah ADC untuk pembayaran sistem elektronik. “Tetapi yang bisa dilayani bukan hanya pengguna Bank Jatim. Nasabah BNI, Mandiri dan lainnya juga tetap bisa dilayani,” tambah Ari Suryono.

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Jatim Sidoarjo, Hariani, mengatakan bahwa pihaknya tidak membatasi transaksi menggunakan Bank Jatim. “Tujuannya untuk memudahkan, bank lainnya juga bisa. Nanti tetap masuknya ke Bank Jatim, dan ujung-ujungnya disetor ke kas daerah Sidoarjo,” jelas Hariani.

Bank Jatim mengaku bahwa pihaknya mengapresiasi program IMB e-payment. Peluncuran program-program baru seperti itu dirasa penting untuk meningkatkan pelayanan. Sidoarjo disebut sebagai yang pertama kali menggunakan pembayaran IMB secara online dan cashless.

Sesaat setelah peluncuran program baru, seorang pengembang perumahan di Sidoarjo berkesempatan menjadi orang pertama yang memanfaatkan e-payment retribusi IMB di DPMPTSP.

“Kebetulan saya adalah nasabah Bank Jatim, jadi bisa langsung pakai ATM saat membayar retribusi IMB,” ujar Tjandra Sundjaja dari PT Mega Jasa Semesta yang sedang mengurus IMB baru untuk perumahan di Desa Suko, Sidoarjo.

Loading...