Banyak Diminati Konsumen, Harga Laundry Gorden Kiloan Mulai Rp12 Ribuan

Harga Laundry Gorden - www.beko.com.auHarga Laundry Gorden - www.beko.com.au

Meski kini cuci yang ada di pasaran sudah sedemikian , rupanya tetap saja laundry di sejumlah kota besar cukup menjamur. Tingginya mobilitas perkotaan membuat mereka terkadang tak memiliki banyak waktu untuk mencuci baju sendiri. Apalagi untuk barang-barang berukuran besar seperti karpet, seprai, selimut, bed cover, hingga gorden. Dibandingkan cuci pakaian biasa, harga atau biaya laundry gorden biasanya relatif lebih mahal. Laundry gorden biasanya dihitung kiloan atau per meter persegi (m2).

Sebagai , di laundry daerah Cibubur mematok Rp12 ribuan per kilo (kg) untuk jasa cuci gorden. Ada juga yang mematok cuci gorden satuan mulai Rp15 ribuan, kemudian untuk gorden tipis dikenai biaya mulai Rp7.500 per m2, dan gorden tebal mulai Rp12.500 hingga Rp25.000 per m2. Harga laundry gorden kiloan yang berlaku di setiap tempat kemungkinan bisa berbeda-beda.

Bisnis laundry sendiri biasanya akan laris manis setelah libur panjang Lebaran. Bahkan sebagian besar pebisnis laundry menganggap hal itu sebagai siklus tahunan. Salah seorang pemilik bisnis laundry di Balikpapan bernama Ahmad Shamdani mengaku jika volume pakaian yang masuk setelah libur Lebaran bisa melonjak 70% dari hari biasa.

“Ramai banget dan enggak cuma saya aja, rata-rata teman yang juga usaha laundry mengalami hal yang sama,” ujar Ahmad, seperti dilansir Prokal. Lebih lanjut ia merinci, rata-rata per hari jasa laundrynya bisa mencuci hingga 250 kg, namun setelah libur Lebaran pakaian yang masuk bisa mencapai 475 kg per hari.

Untuk menjaga layanan, lama pengerjaan laundry pun menjadi lebih lama dari biasanya. “Yang tadinya dua hari selesai untuk sekarang sampai lima hari. Ya kami sesuaikan dengan kemampuan tenaga kerja kami,” beber Ahmad.

Ahmad mengungkapkan, ada beberapa alasan mengapa pengguna jasa laundry terutama skala kiloan bisa meningkat cukup tajam. “Kan banyak asisten rumah tangga yang mudik, otomatis untuk urusan mencuci pakaian masyarakat memanfaatkan usaha laundry. Ada juga yang baru pulang mudik, bisa jadi kelelahan sehingga mengandalkan laundry,” tuturnya.

Loading...