Cukup dengan Modal Kecil, Bisnis Nasi Bakar Bisa Jadi Peluang Menjanjikan

Peluang sampai saat ini masih terbuka luas. Kini keberadaan nasi bakar sedang populer di kalangan . Selain karena tampilannya yang unik, gurih dan lezatnya satu ini sanggup membuat para pelanggan tak bosan untuk terus mencicipinya.

Bahkan di Kediri sudah terpadat tawaran kemitraan bernama Nasi Bakar Kusuka. Nasi Bakar Kusuka yang telah dibangun sejak akhir tahun 2007 ini mulai menawarkan bisnis kemitraan sejak pertengahan tahun 2008. Sampai saat ini Nasi Bakar Kusuka pun mempunyai 17 gerai yang seluruhnya adalah milik mitra.

Gerai Nasi Bakar Kusuka tersebut berlokasi di Malang, Makassar, Lampung, Banten, Sumbawa, Padang, dan . “Kelebihan kami adalah nasi yang digunakan adalah nasi uduk dari santan,” ujar Fina Rosa, pemilik Nasi Bakar Kusuka.

Nasi Bakar Kusuka pun memiliki berbagai varian rasa yang menarik seperti nasi bakar isi daging ayam, ikan, sosis, udang, teri, dan jamur. Mitra pun diperkenankan untuk menciptakan varian isi lainnya yang sesuai dengan selera setempat.

Fina sendiri memiliki beberapa kemitraan dengan modal Rp 6 juta saja. Jika ingin lebih advanced, Fina juga menyediakan kemitraan Nasi Bakar Kusuka two in one dengan modal Rp 10 juta.

Paket gabungan two in one tersebut terdiri dari 2 bisnis kuliner dalam 1 booth, yaitu Nasi Bakar Kusuka dengan salah satu dari bisnis kuliner lain seperti Rujak Es Krimku, Sop Buah Es Krimku, Cocktail Buah Es Krimku, Rujak Kolamku, dan Juice Buah. “Itu belum termasuk ongkos kirim sebesar Rp 700-800 ribu per paket,” ungkap Fina.

Menariknya, sistem kerjasama Nasi Bakar Kusuka tidak menerapkan royalty fee atau franchise. Di samping itu nasi bakar satu ini juga menerapkan konsep take away, sehingga untuk menjalankan bisnis ini tak perlu tempat yang luas. “Kami ingin ubah paradigma lama bahwa menikmati nasi bakar harus di restoran atau harus mahal. Makanan yang kami sajikan tetap enak namun dengan yang lebih murah,” tandasnya.

Dengan harga jual nasi bakar sekitar Rp 8.000-12.000 per porsi dan target penjualan minimal 30 porsi per hari, maka omzet yang dihasilkan bisa mencapai Rp 7,2 juta hingga Rp 10 juta per bulannya.

Loading...