Cocok untuk Sound System, Harga Triplek MDF Dibanderol Mulai Rp 100 Ribuan

Triplek MDF - www.cendana.idTriplek MDF - www.cendana.id

yang digunakan untuk mebel dan furniture saat ini cukup beragam dan tidak melulu menggunakan kayu solid saja. Banyak produsen yang telah memanfaatkan kayu-kayu olahan seperti triplek melamin untuk kitchen set, multiplek atau plywood, hingga Medium Density Fiberboard (MDF). -bahan tersebut bervariasi, tergantung ketebalan dan kualitasnya.

Harga triplek MDF sendiri bermacam-macam, untuk ukuran 122 x 244 cm dengan ketebalan 9 mm sekitar Rp 100 ribuan, kemudian untuk tebal 15 mm harganya Rp 155 ribuan, dan tebal 18 mm harganya mencapai Rp 180 ribuan per . MDF atau papan serat kayu merupakan triplek hasil campuran dari serat kayu lunak dan serat kayu keras. Serat-serat kayu tersebut ditempelkan menggunakan perekat lalu dicetak dalam dengan temperatur dan tekanan tinggi.

Karena proses yang rumit tersebut, susunan pori-pori MDF dinilai lebih baik dari particle board. MDF banyak dimanfaatkan untuk perabotan seperti lemari, pintu, kusen jendela, meja, hingga speaker atau audio system. Untuk diketahui, MDF disebut-sebut mempunyai daya serap suara yang baik, sehingga cocok dipakai sebagai bahan dasar peralatan sound system.

Namun sayang, MDF memiliki sejumlah kelemahan, misalnya saja lebih mudah menyerap air sehingga lebih sering berjamur, kemudian tidak dapat mengikat sekrup atau paku sekuat kayu solid, dan bagian permukaannya kurang bisa dilekatkan menggunakan lem putih.

Dengan memanfaatkan sejumlah kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis kayu olahan, salah satu pria asal Bandar Lampung bernama Rismawan Widodo rupanya sukses membangun mebel hingga meraih omzet ratusan juta rupiah. “Dengan modal awal sebesar Rp 100 juta saya membuka furniture ini, kemudian di tahun berikutnya modal awal sudah kembali, dan kini saya bisa dapat omzet Rp 100 juta per bulan,” ungkap Risman, seperti dilansir Kupastuntas.

Risman menjual beragam barang furniture seperti kitchen set, TV set, lemari, kursi, dan sebagainya. “Furniture yang dijual semua hasil buatan sendiri di gudang. Customer bisa bebas memilih furniture yang ready stock ataupun memesan sesuai dengan yang diinginkan,” ujarnya.

Bahan baku yang ia gunakan antara lain kepingan multiplex/plywood, MDF, partikel board, dan block board yang didapat dari supplier. Kemudian produk dipasarkan di Bandar Lampung hingga ke Palembang dan Batam.

Loading...