Cocok Untuk Interior Rumah, Kayu Walnut Dijual Mulai Rp250 Ribuan

Selain batu bata, granite, atau keramik, bisa menjadi salah satu alternatif untuk material bahan . Salah satu kelebihan untuk material bahan bangunan adalah karakternya yang mampu menawarkan abadi serta mampu membawa suasana hangat dan kegembiraan dalam sebuah hunian.

“Tidak ada dua lembar kayu yang identik,” jelas Ady Putra, salah seorang arsitek muda. “Kayu itu hidup, tidak lekang oleh zaman, dan memiliki estetika tinggi.”

Di samping itu, ditambahkan Ady, kayu memiliki sifat tidak beracun dan tidak menyalurkan uap kimia ke dalam sehingga relatif aman bagi penghuni . “Kayu yang 100 persen datang dari alami juga dapat dipoles ulang dan digunakan kembali untuk keperluan lainnya,” tambah Ady.

Dari sekian banyak kayu yang biasa digunakan untuk rumah, terutama di dalam ruangan (interior), salah satunya adalah kayu walnut. Kayu ini memiliki tekstur yang baik, kuat, dan mudah dikerjakan, dengan tingkat kekerasan 4 jika dihitung dengan skala 1 hingga 5. Umumnya, kayu walnut berwarna cokelat dan tahan terhadap penyusutan dan pembelokan serta dapat di-finishing apa pun dengan baik.

Untuk furniture atau keperluan lainnya, kayu walnut paling baik digunakan untuk membuat batang atau popor senapan, solid dan veneered furniture, kabinet dan panel di dinding, atau sebagai aksen dan tatahan untuk menghiasi . Sayangnya, karena sulit ditemukan, harga kayu walnut di memang cenderung mahal.

Kayu walnut dengan panjang 200-310 cm, lebar 11-40 cm, dan tebal 2,5-5,5 cm misalnya, saat ini dijual mulai Rp250 ribuan. Sementara, untuk veneer kayu walnut, ditawarkan mulai Rp50 ribu hingga Rp85 ribuan per meter persegi.

Loading...