Cocok Untuk Bahan Multiplek, Harga Lem Fox 168 Mulai Rp100 Ribu

Cocok Untuk Bahan Multiplek, Harga Lem Fox 168 Mulai Rp100 RibuLem Fox 168 kemasan kaleng (sumber: Tokopedia)

Untuk merekatkan dua bagian atau sisi suatu benda, seseorang umumnya akan menggunakan zat atau bahan perekat, yakni . Menurut kegunaannya, ada beberapa macam yang umum dijual di . Namun secara garis besar, pembentuk terbuat dari bahan alami maupun bahan sintetis.

Lem sendiri merupakan zat atau bahan perekat yang berfungsi merekatkan dua bagian (sisi) suatu benda. Secara garis besar material pembentuk lem terbuat dari bahan alami maupun bahan sintetis.

Lem yang terbuat dari bahan alami biasanya menggunakan campuran air sebagai pelarutnya sehingga kekuatannya akan melemah ketika terkena air. Akan tetapi jenis lem ini tidak mudah terbakar. Sedangkan lem sintetis menggunakan pelarut kimia dan lem akan mengering setelah pelarutnya menguap, akan tetapi jenis lem ini sangat mudah terbakar.

Untuk jenis lem yang terbuat dari bahan alami, waktu keringnya cenderung lambat tapi hasilnya lebih kuat dan awet. Sedangkan jenis lem yang terbuat dari bahan sintetis, waktu keringnya lebih cepat akan tetapi hasilnya kurang kuat dan tahan lama jika dibandingkan dengan jenis lem dari bahan alami.

Kemudian ada juga jenis lem yang terdiri dari dua bagian, yaitu epoxy dan hardener. Epoxy berisi lem yang sebenarnya sedangkan hardener berfungsi sebagai katalis atau pengeras. Lem jenis ini diklaim sangat bagus untuk merekatkan logam, misalnya untuk pengisi bagian yang penyok pada bodi mobil. Akan tetapi lem ini harus dicampur dengan benar agar bisa bekerja dengan baik.

Ada beberapa merk lem yang dapat ditemukan di pasaran sesuai dengan jenis dan fungsinya masing-masing, salah satunya adalah Lem Fox. Lem Fox adalah lem yang bisa digunakan untuk penempelan kayu, kertas, koraltex, texture dan bisa juga untuk plamur tembok. Lem Fox sendiri dibuat oleh PT Aica Indria, yang sudah berdiri di Indonesia sejak 1975 lalu.

Lem Fox biasanya terbuat dari bahan polimer vinil asetat. Lem yang terbuat dari bahan ini adalah jenis lem khusus untuk keperluan luar. Seluruh jenis lem yang dibuat dari polivinil asetat ini dapat dibagi menjadi beberapa jenis lem, seperti lem kuning, lem putih, ataupun lem khusus kayu.

Cara pakai lem Fox cukup sederhana, yakni oleskan lem ini dengan tipis dan merata pada satu permukaan. Kedua bagian ditempelkan dan diberi tekanan secukupnya bila dikehendaki bisa diencerkan dengan air 5-10%. Untuk plamir tembok, campurkan satu bagian lem ini dengan dua bagian calcium carbonat serta satu bagian semen putih. Tambahkan air secukupnya dan aduk sampai rata.

Lem Fox kuning 168 dijual di pasaran dengan harga yang beragam tergantung , misalnya untuk berat 2,5 kilogram umumnya dijual dengan harga kisaran Rp100 ribuan, sementara untuk blek 10 kg dijual di kisaran Rp350 ribuan hingga Rp400 ribuan.

“Lem Fox kuning 168 dianggap cocok untuk bahan multiplek, karet, kulit, dan bahan-bahan lainnya. Daya rekatnya yang kuat, menjadikan lem ini juga sering digunakan pada pekerjaan saat perekatan finishing,” demikian tutur salah seorang penjual di toko online.

Loading...