China Batasi Game Online untuk Anak Sekolah, Cuma 3 Jam Seminggu

Game Online untuk Anak Sekolah - www.lifehack.orgGame Online untuk Anak Sekolah - www.lifehack.org

GUANGZHOU – Beruntunglah Anda yang hidup di Indonesia karena mungkin masih bisa sepuasnya. Pasalnya, di , mereka yang berusia di bawah 18 tahun hanya diizinkan bermain game online selama satu jam sehari dan cuma pada akhir pekan. Aturan ini mengisyaratkan bahwa pemerintah ingin meningkatkan keterlibatannya tidak hanya di , tetapi juga tentang bagaimana kaum muda menghabiskan waktu mereka di rumah.

Seperti dilansir dari Nikkei, mereka yang masih berada di bawah umur hanya diperbolehkan bermain game online hingga jam 8 sampai jam 9 malam pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu, serta pada hari libur, menurut National Press and Publication Administration (NPPA). Agensi, yang mengeluarkan aturan untuk operator game, juga mendorong pengguna dengan nama asli mereka. Sebelumnya, NPPA pada tahun 2019 lalu sudah membatasi permainan di bawah umur hingga tiga jam pada hari libur dan satu setengah jam pada hari-hari lain.

Banyak operator game China telah membatasi jumlah waktu dan uang yang dapat dihabiskan di bawah umur di platform mereka untuk mengantisipasi pengumuman yang dirilis Senin (30/8) kemarin. Tencent Holdings awal bulan ini mengumumkan bahwa mereka secara bertahap akan membatasi di bawah umur hingga dua jam pada hari libur dan satu jam pada hari-hari lainnya. mengatakan bahwa mereka akan mematuhi pedoman yang lebih ketat yang diumumkan oleh pihak berwenang.

Mereka berusia 16 tahun ke bawah menghasilkan 2,6% dari pendapatan game Tencent di China, menurut laporan April-Juni yang diumumkan bulan ini. Pemain di bawah umur diyakini juga menyumbang porsi yang relatif kecil dari audiens operator game lain, meskipun perusahaan mungkin terpaksa membuat sulit sehubungan dengan pembatasan baru.

Aturan yang lebih keras muncul saat pemerintah China memberikan kontrol yang lebih besar atas pendidikan kaum muda. Mulai bulan September, siswa SD, SMP, dan SMA di Shanghai akan diminta untuk mempelajari apa yang disebut ‘Pemikiran Xi Jinping’ tentang Sosialisme Berkarakter China. Sementara itu, otoritas Beijing bulan ini mengatakan akan melarang materi pendidikan asing yang belum disetujui sebelumnya oleh pihak berwenang.

Tidak hanya itu, pemerintah juga sedang merancang undang-undang baru yang akan memberikan panduan terperinci tentang bagaimana anak-anak harus dibesarkan di rumah. Hal tersebut bertujuan untuk menumbuhkan minat yang lebih besar pada Partai Komunis di kalangan pemuda Negeri Panda melalui peningkatan keterlibatan dalam kehidupan rumah tangga serta pendidikan ideologis.

Loading...