Cenderung Naik, Ini Harga Material Pasir di Pasaran

Pasir merupakan salah satu bahan penting untuk membuat suatu , entah itu gedung, , , maupun lainnya. Namun, berbeda dengan material lainnya, seperti semen atau besi, pasir cenderung terus mengalami kenaikan dari waktu ke waktu.

Di Sleman, Daerah Istimewa , pada kuartal pertama 2016 lalu, harga pasir di daerah tersebut bisa mencapai Rp150.000 per meter kubik. Harga ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan ketika Gunung Merapi baru saja memuntahkan lahar dan memberikan kontribusi berupa pasir serta bebatuan. Ketika itu, harga pasir hanya mencapai Rp25.000 per meter kubik.

“Tahun lalu, harga pasir hanya di kisaran Rp105.000 hingga Rp110.000 per meter kubik,” ujar Yayak, pengelola CV Quartcon yang berada di kawasan Kecamatan Cangkringan, Sleman. “Kini, harga pasir sudah mencapai Rp130.000 hingga Rp150.000 per meter kubik atau hampir 20 persen.”

Salah satu penyebab kenaikan harga pasir di daerah Sleman adalah ketersediaan stok pasir yang terbatas usai Gunung Merapi berhenti mengeluarkan lahar. Selain itu, kebijakan pemerintah setempat yang melarang penambangan pasir dengan berat membuat stok pasir di daerah ini juga menipis. Untuk mencukupi kebutuhan pasir, kontraktor biasanya menyerap pasir hasil tambang manual dari masyarakat.

“Sekarang harga pasir Rp900.000 per tujuh meter per kubik, naik Rp200.000 dibandingkan tahun 2015 lalu,” kata Wakil Ketua Real Estate Indonesia (REI) Yogyakarta, Ilham Muhammad Nur. “Kenaikan pasir ini pun lantas memengaruhi harga bahan bangunan yang menggunakan pasir sebagai bahan utamanya, seperti batako, conblock, dan lainnya.”

Harga pasir sendiri memang berbeda-beda di tiap daerah. Namun, perbedaan harga pasir di tiap daerah di Indonesia cenderung tidak terlalu jauh. Berikut informasi terbaru kisaran harga pasir di .

PasirHarga Pasir per M3
Pasir BetonRp275.000
Pasir BiasaRp270.000
Pasir MunduRp260.000
Pasir Putih RangkasRp200.000
Pasir Hitam CorRp240.000
Pasir CilegonRp180.000
Pasir CileungsiRp185.000
Loading...