Cegah Virus Menyebar ke Sistem Saraf, Harga Serum Anti Rabies di Bali Relatif Mahal

Harga, serum, anti, rabies, vaksin, SAR, anjing, gigitan, daerah, biaya, rumah sakit, swasta, imunoglobulin, antibodi, virus, pengasuh, hewan, anjing, menular, suntikan, sistem, saraf, gejala, Badung, Bali, populasi, infeksi, risiko, tinggi, rendah, kategori, kritis, meninggal, kekebalan, tubuh,Ilustrasi: anjing penular virus rabies

Gigitan hewan yang terkena terbukti nyata mematikan bagi korban. Penanganan lebih dari 12 jam akan membuka peluang virus menunjukkan gejalanya. Bila hal ini sampai terjadi, bisa dipastikan korban akan meninggal.

Seseorang yang mengalami rabies, akan menunjukkan sikap dan perilakunya sama seperti gila yang terinfeksi rabies. Dia akan takut dengan cahaya, suka di tempat gelap, dan takut air serta selalu mengeluarkan air liur. Setelah memasuki masa-masa kritis, orang tersebut akan sering menggonggong dan selalu merasa haus menjelang kematiannya.

“Ironisnya, saat mengalami haus, air sebanyak apapun tidak akan bisa masuk ke tubuhnya karena tenggorokannya dipenuhi air liur. Bahkan saat gejala itu muncul, tidak ada satupun atau bahkan sekalipun untuk menyembuhkannya,” ucap Andra Sjafil SKM MKES, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, kepada Merdeka.

Andra mengungkapkan, ada kategori gigitan anjing rabies, yaitu gigitan risiko tinggi (risti) dan rendah. Gigitan risti itu di 4 titik pada tubuh manusia, pada bagian bahu hingga kepala, ibu jari tangan dan kaki, serta banyaknya titik gigitan anjing. “Misalnya, seekor anjing gila yang terinfeksi rabies menggigit manusia di lokasi yang bukan rawan atau bukan risiko tinggi, namun terdapat banyak gigitan, itu juga dikategorikan berbahaya. Harus secepat-cepatnya diberikan vaksin bahkan serum,” imbuh Andra.

Selain itu, orang yang sudah mengalami gejala hingga terinfeksi rabies juga akan menularkan hal yang sama seperti anjing rabies. Untuk itu, orang terinfeksi rabies harus diikat dan jangan sampai menggigit yang akan menularkan rabies kepada orang lain.

Perbedaan vaksin anti rabies dengan serum anti rabies dan jumlah suntikannya terhadap orang yang berpotensi hingga mengalami rabies menjadi faktor terpenting untuk membunuh virus tersebut.

Karena satu orang yang terkena gigitan anjing rabies tidak cukup hanya satu suntikan vaksin saja, melainkan 3 hingga 4 suntikan termasuk serum. Vaksin untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap rabies, sedangkan serum untuk membunuh rabies itu sendiri. “Jadi, jumlah suntikan terhadap seseorang yang terinfeksi rabies tergantung seberapa banyak dia membutuhkannya. Dan akan kita lihat, periksa gejalanya sebelum dilakukan vaksin dan serum,” pungkas Andra.

Serum Anti Rabies atau yang disingkat sebagai SAR merupakan imunoglobulin rabies. Imunoglobulin sendiri berfungsi sebagai antibodi yang dapat menetralkan virus rabies dan mencegah virus tersebut menyebar ke sistem saraf. Per satu vial serum anti rabies biasanya dengan biaya yang cukup tinggi. Di swasta di Badung Bali, serum sekitar Rp7,5 juta.

Vaksin wajib diberikan pada seseorang yang selalu berinteraksi dengan hewan berpotensi terkena rabies, misal pengasuh anjing. Vaksin juga wajib diberikan pada daerah dengan populasi anjing tinggi, yaitu Bali, Sulawesi Barat, Sumatera Utara, Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Sumatera Barat.

Loading...