Cargo Sriwijaya Air Patok Tarif Terjangkau Mulai Rp 7 Ribu Saja

Semakin berkembangnya iklim bisnis e-commerce di Indonesia dan sejumlah negara saat ini ternyata juga turut mendongkrak bisnis pengiriman lewat pesawat. Seiring dengan tingginya permintaan jasa pesawat, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara pun memperingatkan para untuk bertanggungjawab pada keamanan kargonya.

Selain maskapai penerbangan nasional, maskapai asing yang beroperasi di Indonesia juga diminta untuk menjaga keamanan kargo dan udara yang akan diangkut menggunakan pesawat. Peraturan ini tertulis dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 127 Tahun 2015 Pasal 6.12.1 berbunyi, Badan Usaha Angkutan Udara dan Perusahaan Angkutan Udara Asing bertanggung jawab terhadap keamanan kargo dan yang akan diangkut dengan pesawat udara.

“Jadi maskapai penerbangan nasional dan asing bertanggung jawab untuk memeriksa kargo dan pos udara yang akan diangkutnya. Barang-barang yang mencurigakan dan berbahaya yang bisa menjadi hazard negatif dalam penerbangan harus ditangkal masuk pesawat. Hal ini menyangkut keamanan dan keselamatan penerbangan,” kata Kepala Bagian Kerjasama dan Humas Ditjen Perhubungan Udara Agoes Soebagio.

Saat ini ada beragam maskapai penerbangan yang memiliki cargo, salah satunya cargo Sriwijaya Air. Tarif yang dipatok untuk pengiriman barang melalui cargo Sriwijaya Air bervariasi, dengan hitungan berat minimum mulai dari 2 kg, 3 kg, 5 kg, hingga 10 kg. Biayanya berkisar antara Rp 7.000 hingga Rp 18.500. Berikut informasi tarif lengkap cargo Sriwijaya Air dari ke berbagai kota.

Berat Minimum (Kg)Tarif (Rp)
Pangkal Pinang/Bangka37.000
Sungai Liat38.500
Palembang311.000
Jambi28.000
Pekan Baru39.500
Dumai1013.500
Tanjung Pinang313.000
Banjarmasin310.500
Banjar Baru513.500
Sampit515.000
39.000
Padang39.000
Bukit Tinggi312.000
Bengkulu39.500
Surabaya37.500
Sidoarjo310.500
Pontianak310.000
Singkawang1015.500
Ketapang1015.500
Medan311.000
Binjai1014.500
Makassar314.000
Balikpapan313.500
Samarinda315.000
Kendari1018.500
1014.000
Loading...