Tak Hanya Tambal, Bersihkan Karang Gigi Juga Bisa Pakai BPJS Kesehatan

Membersihkan Karang Gigi - drberkovich.comMembersihkan Karang Gigi - drberkovich.com

Gigi sudah seharusnya menjadi organ tubuh yang dirawat dan kebersihannya. Selain dengan menyikat gigi setiap hari, tiap orang juga disarankan untuk memeriksakan giginya ke gigi setiap 6 bulan sekali. Pasalnya, menyikat gigi terkadang belum dapat membuat gigi bersih seutuhnya. Jika kotoran yang terselip di sela-sela gigi dibiarkan menumpuk, maka akan memicu timbulnya karang gigi. Namun beruntung karena Kesehatan juga menanggung layanan untuk membersihkan karang gigi atau scaling. 

Adapun cakupan gigi dengan BPJS Kesehatan meliputi , pemeriksaan, pengobatan, dan konsultasi , premedikasi, kegawatdaruratan oro-dental, pencabutan gigi sulung (topikal, infiltrasi), pencabutan gigi permanen tanpa penyulit, obat pasca ekstraksi, tumpatan komposit/GIC, protesa gigi (gigi palsu), hingga scaling gigi yang dibatasi hanya 1 kali dalam setahun.

Apabila bersihkan karang gigi sesuai dengan indikasi medis, maka tidak akan dikenai biaya sama sekali, alias gratis. Namun, ada juga yang mengaku masih harus membayar Rp100 ribu untuk scalling gigi karena karang giginya tidak terlalu parah. Kebijakan yang diterapkan di masing-masing fasilitas kesehatan (faskes) bisa saja berbeda-beda. Oleh sebab itu, pastikan untuk konfirmasi terlebih dahulu ke pihak faskes yang bersangkutan.

Meskipun pembersihan karang gigi itu penting, di masa pandemi virus corona (Covid-19) seperti sekarang rupanya perawatan gigi yang sifatnya tidak terlalu mendesak dianjurkan untuk ditunda terlebih dahulu.

“Perawatan kontrol, bersihkan karang gigi, dan perawatan estetik itu ditunda, sebaiknya ditunda dulu. Karena dengan dia bepergian saja sudah risiko menularkan pada orang lain, entah dia memang corona atau flu dan batuk biasa, dan risiko menularkan pada staf di klinik/poli gigi tersebut,” terang praktisi kesehatan gigi dan mulut dari HHDC Thamrin City, drg Rachel Sifra, seperti dilansir Detik.

Pasien tetap diperbolehkan datang ke dokter gigi untuk memperoleh pertolongan dalam keadaan darurat atau emergency. “Nyeri gigi yang sudah tidak tertahankan, mengalami pendarahan. Gigi yang tiba-tiba lepas, pokoknya yang terjadi tiba-tiba dan harus segera ditolong karena sangat mengganggu dan mengancam kesehatan tubuh secara menyeluruh,” tandas drg Rachel.

Loading...