Cadangan Devisa Menurun, Rupiah Justru Menguat

Rupiah 100ribu berjajarRupiah bergerak terhadap setidaknya untuk 3 hari berturut-turut di tengah rilis data yang justru di bawah ekspektasi. Siang ini (9/4), Rupiah ditransaksikan menguat di kisaran Rp 12.900 hingga Rp 12.980 perdolar Amerika. “Posisi saat ini masih cukup aman dan sudah dimaklumi oleh .” Ujar Lana Soelistianingsih, Ekonom PT Samuel Aset Manajemen. Lanan menilai untuk bulan Maret ini turun ke 111,6 M, lebih rendah dibanding bulan Februari 2015 lalu yang mencapai USD 115,5 M.

Turunnya cadangan devisa ini dipicu oleh meningkatnya kebutuhan di kuartal pertama tahun ini. Banyak pihak membutuhkan untuk pembayaran hutang luar negeri dan deviden. Di samping itu, intervensi Bank Indonesia demi menahan pelemahan Rupiah juga mau tak mau turut menggerus banyak devisa.

Sementara tadi pagi, Rupiah diperdagangkan menguat 17 basis poin ke posisi Rp 12.940 perDolar Amerika di sesi pembukaan . Menguat dari posisi sebelumnya di level Rp 12.957 perDolarnya. Rangga Cipta yang berperan sebagai Ekonom dari Samuel Sekuritas mengatakan bahwa penguatan Rupiah terpengaruh oleh sentiment positif dari ranah internal dan eksternal. “Rupiah bergerak ke atas terhadap terhadap bersama-sama dengan mata uang lain di kawasan Asia. Sentimen dari pasar domestik dan eksternal masih dapat mendukung gerakan rupiah, “katanya.

Loading...