Cadangan Devisa meningkat, Rupiah bergerak stabil

20140624_rupiah_afpKemarin (7/2), Rupiah menguat 17 basis poin pada sesi akhir antar Bank lokal Indonesia. Rupiah berpindah ke posisi Rp 12.617 per Amerika dari semula di Rp 12.634 per Amerika pada perdagangan sebelumnya. Pergerakan Rupiah pada penutupan perdagangan Jumat sore bergerak stabil dan terpantau sehingga bisa mempertahankan performanya.

“Kenaikan cadangan devisa pada bulan Januari telah berefek pada penguatan di pasar,” kata pakar analis PT Platon Niaga Berjangka, Lukman Leong. Menurut data , cadangan devisa Indonesia menjadi USD 114,25 Milyar pada akhir bulan Januari, lebih tinggi dari cadangan devisa di bulan 2014 lalu, yaitu sebesar USD 111,86 Milyar. Lukman juga mengatakan bahwa penurunan harga minyak, tingkat inflasi yang stabil, dan perbaikan dalam neraca perdagangan membantu mengapresiasi mata uang domestik (Rupiah).”Berbagai data ekonomi makro telah mendukung (Rupiah),” sambung Lukman.

Di pasar eksternal, Federal Reserve Amerika Serikat diperkirakan tidak menaikkan suku yang dalam waktu dekat karena laju inflasi AS masih relatif rendah. “Kebijakan Federal Reserve bertentangan dengan kebijakan negara-negara maju lainnya, yang cenderung mengambil langkah untuk memudahkan kebijakan stimulus mata uang (negara) mereka,” tambah Lukman.
Pada hasil riset tim Samuel Sekuritas sebelumnya, dikatakan bahwa Rupiah memiliki peluang yang cukup untuk menguat seiring dengan pelemahan .

Loading...