Butuh Banyak TKI, Ini Biaya Pembuatan Visa ke Qatar

Dalam rangka persiapan sebagai tuan rumah turnamen sepak bola Piala 2022, telah menjanjikan tambahan kuota bagi tenaga kerja sebanyak 24 ribu orang. Saat ini, sudah ada sekitar 40 orang yang mencari pendapatan di salah satu di kawasan Timur Tengah tersebut.

“Saat ini, jumlah TKI (tenaga kerja Indonesia) di Qatar sebanyak 40 ribu orang,” jelas Dubes RI untuk Qatar, Marsekal Madya TNI (Purn), Muhammad Basri Sidehabi. “30 ribu di antaranya adalah tenaga kerja informal, sedangkan sekitar 10 ribu sisanya merupakan tenaga kerja terampil dan semi-terampil. Dan, hanya 0,4 persen dari jumlah buruh Indonesia yang mengalami masalah di Qatar.”

Untuk meningkatkan kerja sama , Qatar dan Indonesia juga telah memberlakukan persetujuan visa bagi mereka yang ingin berkunjung ke negara tersebut. Namun, visa secara terbatas ini hanya diberlakukan khusus pemegang paspor diplomatik dan . “Diharapkan, pemberlakuan kerja sama bebas visa ini dapat meningkatkan hubungan antara dua negara,” sambung Basri.

Karena hanya dikhususkan untuk paspor diplomatik dan dinas, maka bagi warga negara Indonesia yang ingin berkunjung ke Qatar, masih harus mengeluarkan pembuatan visa. Menurut situs resmi Kementerian Luar Negeri, pembuatan visa kunjungan ke Qatar saat ini dikenakan sekitar QR 210 atau setara Rp777 ribu (dengan kurs 1 QR = Rp3.700). Sementara, untuk pembuatan visa kunjungan usaha beberapa kali perjalanan, dikenakan QR 410 atau RpRp1,5 juta.

Untuk visa tinggal terbatas di Qatar, dikenakan biaya QR 210 (Rp777 ribu) dengan tinggal paling lama enam bulan. Untuk visa tinggal selama maksimal 1 tahun, dikenakan biaya pembuatan QR 400 atau Rp1,48 juta, sedangkan visa tinggal untuk paling lama 2 tahun, dibutuhkan biaya QR 700 atau sekitar Rp2,6 juta.

Loading...