Bursa Saham dan Minyak Menguat, Harga Emas Jatuh

Penguatan saham dan kenaikan harga mentah yang menembus level 50 dolar AS per barel membuat harga emas turun. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus turun 0,40 dolar AS atau 0,03% menjadi 1.247,00 dolar AS per ounce pada penutupan perdagangan Selasa atau Rabu (8/6) pagi WIB di Divisi New York Mercantile Exchange.

Menurut para analis, jika saham melemah, logam mulia memang biasanya karena mencari tempat aman. Namun sebaliknya, jika saham membukukan keuntungan, maka harga emas biasanya turun.

Meski begitu, emas mendapat dukungan produktivitas dan biaya yang dirilis Departemen AS pada Selasa (7/6) yang menunjukkan produktivitas non-pertanian turun 0,6%. Ini mencegah logam mulia jatuh lebih lanjut, selain juga karena imbas indeks dolar AS yang terus melemah.

“Namun, prospek emas cukup positif setelah data tenaga kerja AS pada bulan Mei kembali memudarkan ekspektasi kenaikan suku bunga di bulan ini,” kata Research & Analyst Monex Investindo Futures, Agus Chandra. “Jika dalam meeting tidak ada kenaikan suku bunga, maka harga emas bisa kembali ke level 1.300 dolar AS per ounce di akhir semester I .”

Selain emas, perak untuk pengiriman Juli juga turun 5,30 sen atau 0,32% menjadi 16,394 dolar AS per ounce. Sementara, platinum untuk pengiriman Juli naik 2,90 dolar AS atau 0,29% menjadi 999,40 dolar AS per ounce.

Loading...