Buntut Spekulasi Kenaikan Fed Fund Rate, Performa Won Korea Selatan Terburuk ke-2 di Asia

Mayoritas mata uang Asia mengalami pelemahan nilai tukar terhadap AS pasca meningkatnya ekspektasi tentang kenaikan acuan AS yang akan direalisasikan pada Juni mendatang.

Won Korea Selatan mata uang yang paling banyak disorot akibat pelemahannya. Won dianggap memiliki kinerja terburuk kedua di Asia, setelah Ringgit .

Berdasar data yang dikumpulkan oleh dari bank-bank lokal, kurs Won jatuh 0,8% menjadi KRW 1.192,70 /. Anjloknya mata uang Korea Selatan ini merupakan yang terparah sejak 9 Maret 2016 lalu.

Sepanjang bulan Mei saja, nilai tukar Won tercatat telah merosot hingga 4,5%, menjadikannya mata uang Asia dengan performa terburuk kedua setelah Ringgit Malaysia.

Sebagai langkah antisipasi, Korea Selatan berencana memperpanjang jam dan valuta asing mulai Agustus 2016 nanti. Jam perdagangan akan ditambah sepanjang 30 menit, sehingga bakal ditutup pada pukul 15.30 waktu setempat.

Langkah ini terpaksa diambil sebagai upaya untuk meningkatkan likuiditas dan volume ekuitas perdagangan yang diharap bisa menanjak hingga 8%. Korea Exchange dalam sebuah pernyataannya menuturkan bahwa Likuiditas telah menjadi stagnan selama satu dekade terakhir dengan nilai perdagangan harian sekitar KRW 4-5 triliun (sekitar USD 3.4-4.2 miliar).

Loading...