Bunga KPR Turun jadi Single Digit, Perbankan Gencarkan Promosi

Jakarta – Kesempatan calon nasabah untuk memilih pemilikan rumah () dari berbagai perbankan semakin terbuka lebar. Pasalnya, perbankan kini berlomba-lomba menawarkan kredit paling kompetitif di era rendah.

Bunga KPR pun kini turun menjadi single digit, yang artinya, nasabah hanya dikenai suku bunga tak lebih dari 9,99%.

Semisal PT Tbk (Mandiri) yang ketahuan memangkas suku bunga KPR promo sebesar 125 basis poin, dari sebelumnya 9,75% fixed 5 tahun menjadi 8,5% fixed 5 tahun. Namun, bunga KPR promo ini dikhususkan untuk nasabah baru.

“Bunga single digit ini untuk kredit yang diajukan mulai April ,” terang Hery Gunardi, Direktur Konsumer Bank Mandiri.

Hingga saat ini, Bank Mandiri mengkaji kemungkinan untuk menurunkan suku bunga KPR secara umum, karena bank perlu penyesuaian secara bertahap pada penurunan dana alias cost of fund. Meski begitu, suku bunga KPR untuk nasabah lama telah diturunkan sebesar 25 bps.

Senada dengan Hery, Direktur Konsumer dan Ritel BCA Henry Koenaifi menyampaikan bahwa pihaknya juga tengah mengkaji penurunan bunga untuk KPR. Berdasarkan data SBDK, suku bunga KPR di BCA per Maret 2016 masih berada di tingkat 10,25%.

“Kami sedang menjajaki penurunan bunga KPR, nanti jika sudah fixed akan kami informasikan,” ujarnya.

Tak berbeda pula ucapan dari Imam Nugroho Soeko, Direktur PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN). Imam mengatakan, pihaknya sedang menimbang-nimbang penurunan suku bunga KPR dengan melihat realisasi penurunan biaya dana hingga pertengahan April 2016.

Per 1 April 2016 lalu, emiten dengan kode BBTN tersebut telah menurunkan suku bunga KPR sebesar 25 bps. Imam pun memprediksi adanya potensi penurunan suku bunga tambahan sebesar 15 bps lagi.

“Pertengahan Mei kami bisa putuskan,” kata Imam.

Loading...