Bumper Mobil Anda Penyok? Ini Opsi dan Biaya Perbaikannya

bumber-bemper-penyok

Salah satu momok paling menakutkan ketika berkendara di jalan raya adalah . Meski tidak diinginkan, terkadang ini memang sering terjadi secara tidak terduga. Entah itu besar atau kecil, dampaknya pada selalu tidak menyenangkan. Kecelakaan bisa membuat tergores, lecet, atau penyok, terutama di bagian bodi.

Salah satu bagian bodi mobil yang rentan mengalami dampak kecelakaan adalah bumper. Pasalnya, untuk mobil-mobil keluaran baru, bumper kebanyakan dibuat dari plastik. Berbeda dengan mobil zaman dulu yang menggunakan kuat seperti plat besi untuk membuat bagian pengaman mobil ini.

Untuk memperbaiki bumper mobil yang lecet, tergores, atau penyok, Anda bisa saja membawanya ke bengkel reparasi. Salah satu opsi yang bisa dilakukan untuk memperbaiki bumper adalah menggunakan bahan serat fiber. “Tetapi harus dua lapis, karena bahan bumper juga tidak terlalu tebal. Untuk merekatkan serat fiber, bisa menggunakan lem untuk plastik,” terang Hasan pemilik bengkel Berkah Jaya yang berlokasi di .

“Selain itu, bisa juga menggunakan plat besi dari bahan bodi, tetapi yang lebih tipis,” sambungnya. “Untuk penambalan, biasanya dilakukan dari dalam dengan memanaskan bumper terlebih dulu agar plat besi bisa menempel.”

Sementara, untuk bumper yang hanya sekadar sobek, bisa dijahit menggunakan kawat dan direkatkan menggunakan solder. “Semua cara tersebut tentu juga harus melewati proses finishing, seperti dempul dan pengecatan. Biasanya, biayanya sekitar Rp400 ribuan hingga Rp500 ribuan per panel, sudah termasuk pengecatan,” sambungnya.

Namun, jika Anda tidak berkenan ke bengkel, Anda masih bisa memperbaiki bumper yang rusak secara mandiri dengan cara menyiram air panas bumper tersebut beberapa kali. Pasalnya, bumper yang terbuat dari plastik akan mudah dibentuk atau menjadi lunak ketika dipanaskan. Namun, ini hanya bisa dilakukan untuk memperbaiki bumper plastik yang penyok saja.

Loading...