Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru, Ini Rincian Biaya Kuliah Kedokteran Gigi USU

Universitas Sumatera Utara (USU) - makobar.comUniversitas Sumatera Utara (USU) - makobar.com

Sumatera Utara (USU) merupakan sebuah perguruan tinggi negeri yang berlokasi di Medan dan berdiri sejak tahun 1957 silam. USU juga menjadi universitas pertama di Pulau Sumatra yang memiliki (FK). Jenjang di USU pun bermacam-macam, mulai dari Diploma, Sarjana, Pascasarjana, hingga program Profesi.

Fakultas Kedokteran USU hingga tahun 2018/2019 ini kabarnya masih mengacu pada Surat Keputusan Rektor USU Nomor 1503/UN5.1.R/SK/KEU/2016. Berdasarkan surat keputusan tersebut, besaran biaya program Kedokteran Gigi USU dibagi menjadi beberapa , yakni mahasiswa yang mendaftar melalui jalur S1 Reguler, Mandiri, atau Mandiri Internasional.

Adapun besaran Dana Kelengkapan Akademik (DKA) dan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) untuk program S1 Pendidikan Dokter Gigi yang mendaftar melalui jalur Reguler ditentukan berdasarkan sistem UKT (Uang Kuliah Tunggal). Sedangkan mahasiswa program Sarjana Pendidikan Dokter Gigi yang mendaftar melalui jalur Mandiri atau Mandiri Internasional akan dikenai biaya DKA sebesar Rp 7 juta dan SPP Rp 25 juta. Selain itu, pendaftar jalur Mandiri juga harus membayar uang skripsi Rp 2,5 juta dan uang wisuda Rp 500 ribu.

Karena termasuk perguruan tinggi negeri, pendaftaran di USU dibuka lewat jalur SNMPTN, SBMPTN, hingga SMM (Seleksi Mahasiswa Mandiri). Dari pelaksanaan SNMPTN, Universitas Sumatera Utara telah menerima sekitar 2.288 calon mahasiswa dari 38.647 yang mengikuti seleksi. “Seluruh yang lulus tersebut, pada ‎49 Program Studi (Prodi) di USU. Kemudian, melakukan registrasi atau daftar ulang mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SNMPTN 2018, dapat dilihat secara online,” kata Humas USU, ‎Elvi Sumanti, seperti dilansir Makobar.

Pendaftaran Seleksi Mahasiswa Mandiri USU dibuka mulai tanggal 20 Juni – 10 Juli 2018 dengan biaya pendaftaran sebesar Rp 500 ribu. Lebih lanjut Elvi mengingatkan agar calon mahasiswa baru USU yang diterima lewat SNMPTN harus mengisi UKT online dan hadir ketika pelaporan. “Sementara calon mahasiswa yang diterima melalui Jalur SNMPTN Tahun 2018 yang terlambat melakukan pelaporan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, maka kelulusannya dapat dibatalkan,” tandasnya.

Loading...