Budidaya Cabe Rawit Bhaskara F1 Dianggap Lebih Cepat Panen dan Banyak Buahnya

Budidaya, cabe, rawit, Bhaskara, F1, hibrida, lokal, benih, bibit, petani, panen, kualitas, terbaik, nilai, ekonomi, menanam, panen, lahan, produk, perawatan, penyakit, pedas, dataran, tinggi, rendah,Hasil panen cabe rawit Bhaskara (sumber: flickr.com)

Cabe rawit merupakan jenis cabe yang banyak dibudidayakan di . Sebagai daerah tropis, memiliki potensi besar untuk membudidayakan cabe rawit. Cabe rawit atau yang memiliki nama latin Capsicum frutescens ini pada umumnya memiliki tingkat kepedasan di atas cabe merah atau cabe keriting.

Cabe rawit memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan cabe merah atau cabe keriting. Cabe rawit dianggap agak lebih tahan terhadap hama dan penyakit serta memiliki usia produktif yang lebih panjang. Jika dibudidayakan dengan benar cabe rawit mampu berproduksi hingga 2 sampai 3 tahun. Cabe rawit bisa tumbuh di mana saja dan mudah beradaptasi dengan lingkungan. Akan tetapi cabe rawit lebih optimal jika dibudidayakan pada dataran rendah dengan ketinggian 0 – 500 mdpl. Jika ditanam di dataran di atas 1000 mdpl, produktivitas berkurang.

cabe rawit memerlukan sinar matahari penuh atau minimal 8 jam/hari. pH ideal untuk menanam cabe rawit adalah 6,5 sampai 7. Lahan untuk budidaya cabe rawit sebaiknya adalah lahan yang steril, yakni lahan yang belum pernah ditanami cabe sebelumnya atau setidaknya tidak ditanami cabe minimal selama 6 bulan. Cabe rawit juga tidak baik ditanam pada lahan yang berdekatan dengan lahan cabe yang ditanam lebih dulu.

Salah satu tahapan untuk menanam atau membudidayakan cabe dengan mempersiapkan dan penyemaian cabe rawit. Benih cabe rawit yang bisa ditanam bermacam-macam, bisa lokal atau cabe hibrida. Untuk benih buatan sendiri dari cabe lokal, pilihlah buah cabe dari yang sehat. Gunakan buah cabe yang sudah matang sempurna yaitu buah yang sudah merah sepenuhnya antara 90 – 100%. Buah cabe yang baik adalah buah dari hasil panen ke-4 hingga ke-6.

Sementara untuk jenis hibrida, Anda bisa memilih benih cabe Bhaskara F1 yang merupakan salah satu jenis cabe yang banyak dibudidayakan di Indonesia karena kualitasnya yang terbaik dan memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi. Telah banyak cabe rawit hibrida (F1) unggul diproduksi, salah satunya adalah cabe rawit Bhaskara.

Benih cabe rawit Bhaskara F1 10 gram biasanya dengan harga Rp100 ribuan. Ada banyak keunggulan dari cabe rawit Bhaskara, di antaranya mampu beradaptasi baik di dataran rendah maupun dataran tinggi dengan hasil yang memuaskan. tanaman cepat dengan hasil yang banyak. Perawatannya juga mudah dan toleran terhadap berbagai virus dan penyakit seperti layu bakteri, mites, thrips, dan serangan busuk buah (Antracnose).

Selain itu, pertumbuhannya seragam dan mempunyai vigor yang kuat. Cabe rawit ini mampu tumbuh tegak dengan ketinggian optimal tanaman mencapai 1 meter dengan hasil buah yang tinggi (rata-rata 15 ton/ha). Berwarna putih kehijauan ketika buah masih muda dan akan berubah menjadi merah mengkilap ketika sudah masak. Diameter buah mencapai 0,7 cm dan panjang sekitar 6 cm. Tak ketinggalan, ini juga memiliki yang pedas.

Umur panen kurang lebih 64 hari setelah pindah dengan potensi hasil ± 0.8 kg/tanaman. Kebutuhan benih 70 – 80 g/Ha dengan jarak 60 x 40 cm. “Lebih cepat panen dan banyak buahnya,” seperti yang dikatakan para petani yang telah menanam dan merasakan hasil panen cabai rawit hibrida Bhaskara. Varietas cabai baru produksi PT. BISI International Tbk (BISI) itu memang memiliki karakteristik utama yang menguntungkan petani, yaitu umurnya lebih genjah dan hasilnya melimpah.

Loading...