Bosan dengan Warna Kendaraan? Ini Biaya yang Harus Disiapkan untuk Ganti Warna Motor

Ilustrasi: ganti warna komponen tangki motor (sumber: bikeexif.com)Ilustrasi: ganti warna komponen tangki motor (sumber: bike

Memiliki kendaraan bermotor, entah itu mobil atau dengan corak bawaan pabrik memang terkadang bisa menimbulkan rasa bosan. Terlebih jika yang dipilih cenderung monoton dan kendaraan yang dipilih pun merupakan tipe kendaraan ‘sejuta umat’. Nah, untuk mengatasi kejenuhan itu, biasanya motor akan memodifikasi sedemikian rupa motor kesayangannya dengan menambah parts tertentu, memasang stiker, atau bahkan mengganti warna motornya secara keseluruhan.

jasa ganti warna motor biasanya cukup beragam, tergantung tipe motor, pilihan teknik penggantian warna yang dipilih, serta warna atau corak yang dikehendaki oleh konsumen. Biasanya untuk motor sport biaya jasa pengecatan motor akan lebih mahal. Untuk motor matic full body catnya bisa sampai Rp 1 jutaan, sedangkan jasa repaint di Honda harganya berkisar mulai Rp 600 ribu hingga Rp 1,4 jutaan untuk full bodi PP (body kasar).

Para pemilik kendaraan juga mungkin akan dibuat bingung dengan status warna kendaraannya di STNK. Apabila warna motornya sudah tidak sesuai lagi dengan keterangan warna di STNK, maka pemilik kendaraan wajib untuk mengurus registrasi pergantian warna motor. Menurut Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Harry Sulistiadi, mengganti atau memasang stiker pada badan motor boleh-boleh saja, asalnya melakukan registrasi dan identifikasi ulang.

“Boleh kok, cuman setelah ganti warna dia harus melampirkan surat keterangan ganti warnanya dari bengkel setempat, setelah itu dilaporkan kepada masing-masing Samsat terdekat untuk dilakukan perubahan data di STNK maupun BPKB-nya,” kata Harry, seperti dilansir Tribunnews.

Harry menjelaskan, ganti warna baru pada sepeda motor harus mencapai di atas 80%. “Pergantian warna itu biasanya diatas 80 persen, itu sudah termasuk dalam kategori ganti warna, tapi kalau misalnya sedikit seperti 10-20 persen masih bisa lah,” ujarnya.

Pengurusan surat-surat ganti warna motor sebenarnya tidak terlalu sulit dan biaya yang ditarik pun tak terlalu mahal. Pemilik kendaraan cukup membawa sejumlah syarat berupa BPKB, STNK, KTP, cek fisik kendaraan, dan surat keterangan bengkel yang melakukan perubahan.

AKBP Sumardji, Kasubdit Regident Polda Metro Jaya menegaskan, biaya ganti warna motor tidak mahal, karena pemilik hanya dikenai PNBP STNK. “Jadi cukup datang ke Samsat, dengan membayar lengkap semua persyaratan saja dan membayar PNBP STNK-nya saja. Besarannya tergantung jenis kendaraan,” ungkapnya.

Jika malas mengurus sendiri, saat ini juga sudah ada beberapa biro jasa yang menerima pengurusan rubah bentuk atau ganti warna (rubentina) data STNK. Adapun atau harga jasa untuk ganti warna motor Rp 750 ribu, sedangkan untuk ubah bentuk tarifnya Rp 1,5 juta.

Loading...