Blood Us, Minuman Susu bak Darah Vampir Hasil Kreasi 2 Mahasiswa Unibraw

Malang – Jika kebanyakan susu yang dijual di supermarket hanya dikemas dalam bentuk botol atau kotak, maka lain halnya dengan susu yang dijual oleh mahasiswa Universitas Brawijaya ini. Adalah Lutfi Rachmawati (22) dan Ardi Angga (25), mahasiswa Fakultas Pertanian yang menemukan ide untuk membungkus dagangan mereka menggunakan semacam kantong darah.

Diakui oleh keduanya, bisnis ‘darah vampire’ ini lebih menyasar konsumen dari kalangan anak-anak, remaja, hingga mahasiswa. Kebanyakan membeli mereka yang dilabeli merk ‘Blood Us’ ini karena tertarik dengan kemasannya yang unik.

Kendati kemasannya mirip kantong darah, Angga dan Lutfi menjamin, barang tersebut terjamin keamanannya karena khusus dibuat untuk makanan.

“Bukan dari limbah berbahaya atau kemasan untuk darah di PMI. Kalau di di Indonesia memang yang ada kemasan khusus darah itu, tetapi jatuhnya lebih mahal,” ujar Angga yang didampingi Lutfi saat ditemui di rumahnya, kemarin (10/1).

Di awal membangun bisnisnya, faktor kemasan tersebut diakui menjadi tantangan bagi kedua muda mudi ini. Di Indonesia tersedia kantong darah asli yang harganya dinilai terlalu mahal. Hingga akhirnya, mereka memutuskan untuk mengimpor kantong darah dari dengan harga yang lebih murah.

“Iya kalau di Indonesia kan kemasan khusus darah adanya dan harganya lebih mahal sampai Rp 35 ribu perbiji. Kalau yang kita pakai ini khusus untuk makanan dan berupa tiruan yang kita dari China. Karena kita butuh kemasan kantong darah terus-menerus, kita beli sampai 3.000 kantong dengan harga perbijinya mencapai tujuh ribu ,” terang Angga.

Terdapat 6 varian rasa susu ‘Blood Us’ yakni Vampire Blood (merah), Deer Santa Blood (cokelat), Casper Blood (merah muda), Frankenstein Blood (cokelat), Goblin Blood (hijau), dan Frosty Snowman Blood (putih).

Untuk menambah kesan seolah meminum darah sungguhan, keduanya mencantumkan seperti nama transfusi, usia, dan jenis kelamin yang bisa diisikan. Selain itu, dicantumkan deskripsi dari masing-masing varian yang akan menambah keunikannya. Tak lupa ditambahkan isi 350 ml, masa expired, lambang kemasan sekali pakai, dan instruksi untuk mengocok kantung tersebut sebelum meminum isinya.

Loading...