Bitcoin Mendekati Level $ 11.000, Ethereum Hari Ini Justru Melemah

Bitcoin menguat, ethereum justru melemahBitcoin menguat, ethereum justru melemah - www.inovasee.com

Sampai dengan hari ini, Minggu (21/7), gerak masih cukup stabil. Menurut data CoinDesk, terpantau menguat 1,06% ke level 10.656,46 atau sekitar Rp 148,3 jutaan setelah dibuka pada posisi 10.545,10. Sepanjang hari ini, BTC telah bergerak pada kisaran angka 10.467,38 hingga 11.096,77 dengan kapitalisasi mencapai 189,96 miliar.

Setelah merosot di bawah ambang batas USD 11.000 pada 14 Juli, Bitcoin telah mendekati titik hari ini, dengan level intraday tertinggi di USD 10.944 menurut CoinMarketCap. Bitcoin telah melihat volatilitas yang signifikan minggu ini, dengan yang telah turun di bawah USD 9.500, cryptocurrency populer ini turun sekitar 3% selama 7 hari terakhir.

Sementara itu, tampaknya hari ini bernasib kurang cemerlang. Jika BTC cenderung naik, justru turun 0,76% ke level USD 225,19 atau sekitar Rp 3,1 jutaan setelah dibuka di angka USD 226,89. Sepanjang hari ini diperdagangkan pada rentang angka USD 222,96 hingga USD 235,74 dengan pangsa pasar mencapai USD 24,09 miliar. Altcoin teratas ini turun 13,4% selama sepekan terakhir.

Gelombang hijau baru di pasar crypto mengikuti prediksi bullish baru-baru ini oleh managing director and quant strategist at Fundstrat Global Advisors Sam Doctor, yang menyarankan agar kontrak berjangka Bitcoin Bakkt yang banyak dinanti akan diluncurkan pada Q3 2019. Selain itu, Menteri Keuangan Negara India Anurag Thakur mengatakan bahwa tidak ada undang-undang di India yang secara tegas melarang warga menggunakan cryptocurrency.

Sentimen-sentimen itu pula yang seolah membawa angin segar untuk dunia kripto. Akan tetapi, bitcoin telah melalui minggu volatil dan jatuh ke level terendah 3 pekan pada hari Selasa lalu seiring dengan kesaksian Libra (kripto ) di hadapan senat menarik perhatian masyarakat luas.

Ketua kripto Facebook David Marcus berjanji untuk bekerja dengan regulator sebelum meluncurkan Libra, dengan harapan meredakan kekhawatiran anggota parlemen bahwa adopsi oleh 2,38 miliar pengguna terdaftar nantinya tak akan merusak stabilitas sistem keuangan global dan memberikan akses Facebook ke terlalu banyak informasi keuangan pribadi.

“Facebook tidak akan menawarkan digital libra sampai kami sepenuhnya mengatasi masalah regulasi dan menerima persetujuan yang sesuai,” katanya meyakinkan komite, seperti dilansir Forbes.

Loading...