Bitcoin Betah di Level USD 3.400, Ethereum Justru Bergerak Bullish

Bitcoin dan EthereumBitcoin dan Ethereum - www.ccn.com

Harga hari ini, Minggu (3/2), terpantau naik tipis sebesar 0,098% ke posisi 3.435,34 per 1 BTC atau sekitar Rp 47,8 jutaan setelah dibuka pada posisi 3.431,94. Sepanjang hari ini bitcoin telah diperdagangkan pada kisaran angka 3.409,54 hingga 3.487,57 dengan kapitalisasi sebesar 60,17 miliar.

Sepanjang pekan ini bitcoin terus diperdagangkan di level USD 3.400. Walaupun pasar beranggapan bahwa tingkat harga saat ini relatif stabil, beberapa utama seperti dan litecoin justru melihat kenaikan harga.

Sementara itu, ethereum hari ini juga terpantau menguat 2,24% ke level USD 108,36 atau sekitar Rp 1,5 jutaan per 1 setelah dibuka pada posisi USD 106,01. Sepanjang hari ini ethereum telah bergerak di rentang angka USD 105,14 hingga USD 110,17 dengan kapitalisasi pasar mencapai USD 11,34 miliar.

Para analis memiliki perasaan yang campur aduk mengenai harga bitcoin saat ini. Beberapa analis berharap BTC turun kembali ke posisi terendah 2018 di angka sekitar USD 3.200, sedangkan yang lain mengharapkan bitcoin untuk membangun beberapa momentum pergerakan naik dalam waktu dekat. Di sisi lain, walaupun volatilitas meningkat pada pekan ini, ethereum mampu bertahan di atas USD 100, yang tampaknya merupakan level support yang kuat.

Nik Patel, seorang analis cryptocurrency populer di Twitter, baru-baru ini menunjukkan bahwa Ethereum biasanya melonjak ketika harganya mendekati rata-rata pergerakan 200 hari. “Perhatikan bagaimana harga bereaksi secara historis di sekitar rata-rata pergerakan 200 harian. Penutupan harian di atas MA (moving average) dan trendline kemungkinan terjadi ketika kita mendapatkan pembalikan jangka panjang,” ujar Patel, seperti dilansir Newsbtc.

Nah, jika tahun 2018 lalu dianggap bencana bagi para pemilik kripto, beberapa orang justru mampu menghasilkan banyak uang dengan penjualan jangka pendek bitcoin atau short-selling. Genesis Capital baru-baru ini menerbitkan laporan yang mengatakan bahwa pihaknya telah memproses USD 1,1 miliar dalam bentuk tahun lalu, sebagian besar karena penjualan pendek crypto, terutama bitcoin, ethereum, dan XRP.

“Bagi kami, shorting adalah jenis yang lebih berisiko sehingga akan menentukan berapa banyak kita meminjamkan dan persyaratan pinjaman,” ujar Michael Moro, kepala eksekutif Genesis Global Trading. Menurut Moro, tahun 2019 ini orang akan terus meminjam uang untuk memperpendek posisi mereka jika harga tetap stabil. Tetapi jika naik, maka mungkin banyak yang melakukan short selling saat ini juga.

Loading...